Gereja Katedral Siap Gelar Ibadah Natal, Polisi Harap Toleransi Dijaga

Kompas.com - 24/12/2016, 14:08 WIB
Petugas dari Brimob saat melakukan pengamanan di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (25/3/2016). Akhdi martin pratamaPetugas dari Brimob saat melakukan pengamanan di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (25/3/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Persiapan ibadah Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, sudah rampung, Sabtu (24/12/2016).

Gereja yang berada di dekat Masjid Istiqlal ini siap digunakan untuk perayaan Natal yang akan dimulai Sabtu sore ini hingga besok, Minggu (25/12/2016).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono mengatakan, personel kepolisian sudah siap untuk turut serta menjaga keamanan Gereja Katedral saat perayaan Natal.

Dwiyono juga berpesan agar masyarakat lain juga turut serta dalam menjaga toleransi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga toleransi umat beragama, bisa tertib mengikuti peraturan yang ada dan perayaan Natal bisa berjalan dengan aman dan lancar," kata Dwiyono kepada Kompas.com di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016).

Dwiyono sendiri baru memimpin sterilisasi di Gereja Katedral pada siang ini. Sterilisasi ini dengan menurunkan tim penjinak bom dan anjing pelacak.

Adapun kegiatan ini bagian untuk memastikan perayaan Natal mulai sore nanti bisa berlangsung aman dan kondusif.

"Alhamdulillah secara umum dari giat sterilisasi yang dilakukan untuk situasi saat ini situasi kondusif," kata dia.

Kepolisian menerjunkan 166 personel untuk melakukan pengamanan.

Dwiyono juga memastikan setiap personel sudah mengetahui tugas dan fungsi masing-masing sesuai dengan prosedur tetap keamanan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Sistem Drive Thru, 77 Orang yang Diperiksa Negatif Covid-19

Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Sistem Drive Thru, 77 Orang yang Diperiksa Negatif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X