Ucapan Selamat Ulang Tahun Pernikahan dari Kaesang untuk Jokowi...

Kompas.com - 25/12/2016, 00:55 WIB
Presiden RI Joko Widodo muncul di vlog terbaru sang putra bungsu, Kaesang Pangarep. YouTubePresiden RI Joko Widodo muncul di vlog terbaru sang putra bungsu, Kaesang Pangarep.
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi merayakan hari pernikahan mereka yang ke-30, Sabtu (24/12/2016). 

Informasi seputar happy anniversary mereka ini disampaikan anak bontotnya, Kaesang Pangarep, melalui akun Instagram pribadinya, @kaesangp.

Dalam status Kaesang itu disebutkan, ayah dan ibunya menikah 30 tahun lalu dan kemudian lahirlah tiga orang, yaitu Gibran, Ayang, dan Kaesang.

"Karena beliau berdua menikah 30 taun yang lalu, lahirlah anak pertama bernama Gibran, anak kedua bernama Ayang, dan anak ketiga bernama Kaesang yang somplak," kata dia.

(Baca juga: Jokowi Ingatkan Makna Kata-kata Gus Dur "Gitu Aja Kok Repot...")

Status itu menuai berbagai komentar dan ucapan kepada Presiden Jokowi. Ada juga netizen yang memanggil Presiden dengan sebutan "Pakde".

Netizen juga mengomentari Kaesang yang menyebut dirinya somplak. Ada juga netizen yang bilang akan menjewer Kaesang jika tidak membelikan bunga untuk ucapan selamat.

"Valentia_andinie Happy anniversary bapak president ku sayng. Semoga allah selalu melindungi keluarga bapak amin. Love you,"tulis seorang netizen.

"Jeng_tary Happy anniversary bapak & ibu jokowi...semoga selalu bahagia dan di rahmati Allah SWT ....aamiin aamiin YRA."

"Kepada Bapak presiden dan Ibu presiden ,selamat ultah pernikahan yang ke.., terimakasih sudah jadi presiden bangsa ini, bersyukur punya anak yang ganteng, cantik n somplak @kaesangp,"tulis netizen. 

(Baca juga: Cerita Jokowi soal Pemberian Peci dari Gus Dur)

(Suprapto)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Megapolitan
Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X