Agus Tercenung Lihat Tumpukan Sampah di Kali Sentiong Buntu

Kompas.com - 28/12/2016, 19:34 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono melihat kondisi Kali Sentiong Buntu, di Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (28/12/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono melihat kondisi Kali Sentiong Buntu, di Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (28/12/2016).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, terlihat berdiri tercenung di sisi Kali Sentiong Buntu, Rabu (28/12/2016). 

Ia tampak melihat tumpukan sampah yang memenuhi kali tersebut. Tampak air kali itu berwarna hitam.

Kali Sentiong Buntu juga terlihat dangkal karena endapan lumpur serta sampah. Berbagai jenis sampah plastik, styrofoam, bambu, dan lain-lain terlihat memenuhi kali tersebut.

(Baca juga: Agus Pilih Naik Motor Kunjungi Lokasi Kampanye Berikutnya)

Tak hanya itu, masih banyak bangunan semi-permanen yang berdiri di aliran kali tersebut.

Sambil berdiri di atas jembatan, Agus yang didampingi Ketua RW 03 Sidik Permana itu sesekali terlihat menggelengkan kepalanya.

"Ini siapa yang paling sering ninjau ke sini?" tanya Agus kepada Sidik, di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (28/12/2016).

Sidik menjawab, Camat Tanjung Priok kerap meninjau kondisi kali. Ia berharap, pemerintah dapat segera mengeruk sampah serta menguruk kali tersebut.

Dia mengatakan, petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) sering bersih-bersih di lingkungan tempat tinggalnya.

"Tetapi lebih sering (bersih-bersih) sampai sebelum jembatan," kata Sidik.

(Baca juga: Hadiri Silaturahim Masyarakat Sumsel, Agus-Annisa Nyanyi Bersama)

Hanya sekitar 5 menit Agus melihat-lihat kondisi Kali Sentiong Buntu. Kemudian, dia melanjutkan kampanyenya.

Sidik menyampaikan, sebelum Agus, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, juga menyambangi Kali Sentiong Buntu.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X