Kompas.com - 28/12/2016, 20:50 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) blusukan melihat inspeksi Kali Ciliwung di Kelurahan Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016). Nursita SariCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) blusukan melihat inspeksi Kali Ciliwung di Kelurahan Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan bahwa 6.000 kamera CCTV akan selesai dipasang hingga akhir 2016 ini.

Pemasangan kamera CCTV yang dapat medeteksi wajah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan di Jakarta.

"Kita kan pasang CCTV. Nanti akhir tahun bisa selesai 6.000 yang bisa deteksi muka," ujar Ahok di Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

(Baca juga: Apa Pengalaman Paling Mengesankan bagi Ahok pada 2016?)

Terkait pembunuhan sadis yang terjadi di Pulomas, Jakarta Timur, pada Selasa (27/12/2016) kemarin, Ahok ingin kamera CCTV yang telah dipasang itu dikontrol.

Dengan begitu, hal-hal yang berkaitan dengan kriminalitas bisa dengan mudah dideteksi.

Selain itu, Ahok menyebut Pemprov DKI tengah bekerja sama dengan salah satu bank untuk melatih pegawai yang bertugas menerima panggilan darurat 112 atau layanan "Jakarta Siaga 112".

"Kita pengin orang yang nanganin itu bukan cuma iya-iya saja, tetapi dia mesti kerjain. Jadi kita kerja sama dengan BCA untuk melatih orang-orang kita untuk bisa ngangkat 112," ucap Ahok.

(Baca juga: Ahok: Katulampa Siaga I Pun Saya Enggak Khawatir Sekarang...)

"Jakarta Siaga 112", lanjut Ahok, telah berjalan. Masyarakat bisa menghubungi nomor tersebut menggunakan provider apa pun secara gratis.

"Jadi orang kalau ada apa-apa ingatnya 112. Handphone kamu enggak ada pulsa pun bisa pakai, beda provider pun bisa pakai," tutur dia.

Ahok mengatakan, Pemprov DKI ingin membeli lahan eks Kedubes Inggris untuk dijadikan pusat "Jakarta Siaga 112" tersebut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X