Plt Gubernur: APBD DKI 2017 Sudah Bisa Digunakan

Kompas.com - 02/01/2017, 19:49 WIB
(kiri ke kanan) Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta Hendra, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, dan Asisten Sekda bidang Kesejahteraan Rakyat Fatahillah, seusai memberi bonus peserta MTQ dan STQ, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/12/2016). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza(kiri ke kanan) Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta Hendra, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, dan Asisten Sekda bidang Kesejahteraan Rakyat Fatahillah, seusai memberi bonus peserta MTQ dan STQ, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/12/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2017 sudah bisa digunakan per 1 Januari 2017.

Soni, sapaan Sumarsono menjelaskan penggunaan APBD sudah bisa dilakukan karena evaluasi dari Kemendagri serta pengesahan APBD DKI 2017 telah selesai dilaksanakan.

Akan tetapi, anggaran tersebut belum bisa dicairkan karena masih dalam masa libur. APBD DKI 2017 yang disahkan sebesar Rp 70,19 triliun.

"Sudah selesai (evaluasi Kemendagri), sudah bisa dicairkan 1 Januari hari ini, tapi kan masih libur," ujar Sumarsono saat ditemui di RSPAD, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2017).


Sebelumnya, penyusunan APBD DKI 2017 bukan tanpa kontroversi. Misalnya, renovasi kolam ikan di Gedung DPRD DKI sebesar Rp 579 juta atau rehab rumah dinas Ketua DPRD DKI Rp 1,4 miliar.

Sejumlah pihak menilai biaya tersebut tidak lazim untuk sebuah kegiatan.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan Kemendagri, kedua anggaran itu dicoret dan dimasukkan ke dalam biaya tak terduga (BTT).  Begitu juga dengan anggaran gaji sopir anggota DPRD sebesar Rp 4,6 miliar.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DKI Jakarta, Muhammad Yuliadi, mengatakan, pihaknya menerima seluruh evaluasi yang dilakukan Kemendagri.

Namun jika dimungkinkan, pihaknya akan kembali mengusulkan seluruh kegiatan tersebut pada APBD DKI 2018.

"Ini yang kami jelaskan, dan pada prinsipnya bisa kami terima. Apabila dimungkinkan kami akan usulkan di tahun 2018," kata Yuliadi, Kamis (29/12/2016).

Kompas TV APBD Jakarta Alokasikan Anggaran Untuk Sopir Anggota Dewan

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Megapolitan
Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Megapolitan
Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Megapolitan
Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Megapolitan
Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Megapolitan
90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Megapolitan
Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Megapolitan
2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

Megapolitan
Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Megapolitan
Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Megapolitan
Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X