Kompas.com - 03/01/2017, 14:54 WIB
Ahmad Dhani saat memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/12/2016). Ahmad Dhani dipanggil sebagai saksi dalam kasus upaya makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIAhmad Dhani saat memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/12/2016). Ahmad Dhani dipanggil sebagai saksi dalam kasus upaya makar dengan tersangka Sri Bintang Pamungkas.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi kembali memanggil musikus Ahmad Dhani sebagai saksi dalam kasus dugaan makar yang menjerat sejumlah aktivis. Namun, kehadiran Dhani di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (3/1/2017) siang, luput dari pantauan media.

Salah satu kuasa hukum Dhani, Habiburokhman, mengaku mendampingi Dhani dalam pemeriksaan itu. Menurut dia, kali ini pemeriksaan Dhani berkaitan dengan salah seorang tersangka kasus dugaan makar, Rachmawati Soekarnoputri.

"Paling itu-itu doang, pertemuan tanggal 30, pertemuan di Sari Pan Pacific," kata Habiburokhman, saat dihubungi, Selasa (3/1/2017).

(Baca: Polisi Duga Ahmad Dhani Terlibat Upaya Makar)

Pertemuan pada 30 November yang dimaksud Habiburokhman berlangsung di kediaman Rachmawati, di Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dhani sebelumnya juga diperiksa dalam kasus dugaan makar sebagai saksi untuk tersangka Sri Bintang Pamungkas pada Selasa (20/12/2016).

Saat itu, Dhani ditanya soal orasi Sri Bintang di kolong Tol Kalijodo. Namun Dhani mengaku tak memerhatikan isi orasi Sri Bintang.

"Di Kalijodo enggak ketemu, malah ketemu yang lain saya," ujar Dhani waktu itu.

Dhani termasuk salah seorang yang diciduk polisi menjelang aksi 2 Desember 2016 lalu. Ia disangkakan dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa dan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan.

Kompas TV Ahmad Dhani Diperiksa sebagai Saksi Sri Bintang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah | Anies Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

[POPULER JABODETABEK] Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah | Anies Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut

Megapolitan
Ketika Napi Terorisme Ungkap Kehadiran Munarman dalam Acara Pembaiatan ISIS..

Ketika Napi Terorisme Ungkap Kehadiran Munarman dalam Acara Pembaiatan ISIS..

Megapolitan
Nasib Ayu Thalia: Ngaku Dianiaya Anak Ahok, kini Malah Jadi Tersangka

Nasib Ayu Thalia: Ngaku Dianiaya Anak Ahok, kini Malah Jadi Tersangka

Megapolitan
Prediksi BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore, Depok dan Bogor Hujan Sepanjang Hari

Prediksi BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Pagi hingga Sore, Depok dan Bogor Hujan Sepanjang Hari

Megapolitan
Banjir Jakarta yang Tak Semanis Klaim Anies: 6 Jam Tak Surut, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir Jakarta yang Tak Semanis Klaim Anies: 6 Jam Tak Surut, Ribuan Warga Mengungsi

Megapolitan
Saat Napi Teroris yang Dihadirkan Jaksa Justru Membela Munarman...

Saat Napi Teroris yang Dihadirkan Jaksa Justru Membela Munarman...

Megapolitan
Kritik Anies Soal Banjir Jakarta, Fraksi PDI-P: Sudah Tahu Drainase Bermasalah, Kenapa Tak Diperbaiki?

Kritik Anies Soal Banjir Jakarta, Fraksi PDI-P: Sudah Tahu Drainase Bermasalah, Kenapa Tak Diperbaiki?

Megapolitan
Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Tak Berizin, Sebuah Gudang di Tangsel Disegel

Megapolitan
Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Polres Jakarta Selatan Buka 31 Gerai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Megapolitan
Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Megapolitan
Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.