Transjakarta Rute Bekasi-Pulogebang Diuji Coba - Kompas.com

Transjakarta Rute Bekasi-Pulogebang Diuji Coba

Kompas.com - 03/01/2017, 16:52 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO Deretan bus transjakarta yang baru saat upacara peresmian oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Sebanyak 20 unit bus gandeng baru merek Scania segera dioperasikan PT Transportasi Jakarta pertengahan Juli mendatang. Selanjutnya, 31 unit lainnya akan menyusul pada akhir Desember 2015. Kemarin, juga diluncurkan 1 unit bus tingkat wisata baru hasil kerja sama dengan Coca Cola Indonesia serta layanan call centre Transjakarta 1500-102.


BEKASI, KOMPAS.com -
Operator bus Transjakarta melakukan uji coba rute transportasi baru di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, tujuan Stasiun Bekasi-Terminal Pulogebang Jakarta Timur.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, uji coba itu berlangsung sejak 28 Desember 2016.

Menurut dia, ada tiga armada yang diturunkan PT Transportasi Jakarta untuk kepentingan perluasan trayek itu.

Namun, masyarakat belum banyak yang tahu mengenai rute baru tersebut, sehingga antusiasme penumpang masih cukup minim.

Yayan menuturkan, penambahan rute baru tersebut merupakan inisiatif PT Transjakarta untuk peningkatan pelayanan transportasi bagi masyarakat Kota Bekasi dan Jakarta.

Hasil evaluasi sementara dari uji coba tersebut adanya gangguan kemacetan akibat belum matangnya persiapan sarana dan prasarana Transjakarta Bekasi-Pulogebang di sepanjang lintasannya.

Jalur yang digunakan bus masih relatif sempit, serta jalur tersebut rawan terjadi kemacetan.

"Tapi, surat izin dari Kementerian Perhubungan terlanjur turun," kata Yayan, di Bekasi, Selasa (3/12/2017).

Ia mengatakan, Transjakarta trayek Stasiun Bekasi-Terminal Pulogebang menggunakan rute Terminal Pulogebang-Jalan Sejajar Tol-Jalan Raya Bekasi-Jalan Sultan Agung-Jalan Sudirman-Stasiun Bekasi lalu berputar di bundaran Bulan-Bulan kembali ke Terminal Pulogebang melewati jalur semula.

Rute baru tersebut tidak memiliki halte khusus Transjakarta sehingga naik turun penumpang masih dilakukan di bahu jalan.

Pemerintah daerah Bekasi akan merekomendasikan pembangunan halte Transjakarta jika uji coba tersebut dianggap sukses.

"Halte bisa dibangun oleh Pemkot Bekasi atau dikerjasamakan dengan operator," ujar Yayan.

Dia juga menyarankan agar rute baru tidak berlokasi di Stasiun Bekasi yang selama ini masuk dalam kawasan macet.


EditorIndra Akuntono

Close Ads X