Kompas.com - 05/01/2017, 21:38 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) kembali diperiksa dalam kasus penodaan agama Rizieq Shihab, Kamis (5/1/2017). Dalam pemeriksaan kali ini, PMKRI turut memohon agara polisi segera menahan Rizieq.

"Kami minta Rizieq ditahan segera kalau memang berkas sudah cukup, video pernyataan penghinaan beliau ini sudah cukup buktinya. Agar jangan terjadi fitnah berikutnya, dan segera dilimpahkan sebagaimana sebagai pelapor penodaan agama, dia juga mendesak-desak, keadilan harus berlaku," ujar kuasa hukum PMRKI Saor Siagian, di Mapolda Metro Jaya, Kamis.

Saor juga menyampaikan dugaan bahwa Rizieq bukan hanya sekali menyinggung ajaran kristiani di hadapan publik. Namun pada pemeriksaan kali ini, pihaknya masih berfokus pada penodaan agama yang dilakukan Rizieq yang diduga berlangsung di Pondok Kelapa pada 25 Desember 2016.

Pihaknya sudah menyerahkan video yang dimaksud kepada penyidik.

"Ini memantapkan pemeriksaan yang kemarin," ujar Saor. (Baca: Laporkan atas Dugaan Penodaan Agama, PMKRI Berharap Rizieq Tak Kebal Hukum)

PMKRI sebelumnya dimintai keterangan pada Rabu (4/1/2017), ihwal alasan pelaporan dan materi yang dianggap menyinggung. Setelah memeriksa PMKRI, polisi selanjutnya juga akan meminta keterangan dari ahli pidana, ada ahli agama, dan ahli IT.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mohamad Iriawan mengatakan pihaknya tak segan memanggil Imam Besar FPI itu jika memang ada tindak pidana.

"Kalau nanti ditemukan bukti ke sana, ya kita panggil-lah. Masak enggak panggil. Semua sama di mata hukum," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis.

Kompas TV Rizieq Shihab Dipolisikan atas Dugaan Penodaan Agama
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini yang Perlu Diketahui dari Kampanye Cinta Hewan Peliharaan oleh Komunitas 'Dog Lover'

Ini yang Perlu Diketahui dari Kampanye Cinta Hewan Peliharaan oleh Komunitas "Dog Lover"

Megapolitan
Update Kasus Anak Kombes Aniaya Teman, Terduga Pelaku Sudah Diperiksa Namun Polisi Bungkam

Update Kasus Anak Kombes Aniaya Teman, Terduga Pelaku Sudah Diperiksa Namun Polisi Bungkam

Megapolitan
Hari Ini Polisi Gelar Perkara Tewasnya Mahasiswa UI Diduga Ditabrak Pensiunan Pejabat Polri

Hari Ini Polisi Gelar Perkara Tewasnya Mahasiswa UI Diduga Ditabrak Pensiunan Pejabat Polri

Megapolitan
Tiru Jokowi-Ahok, Heru Budi Mulai Blusukan ke Kantor Kelurahan hingga Waduk

Tiru Jokowi-Ahok, Heru Budi Mulai Blusukan ke Kantor Kelurahan hingga Waduk

Megapolitan
Terungkap, Dian Sempat Hidup Bersama Jasad Keluarganya di Kalideres, hingga Akhirnya Ikut Meninggal

Terungkap, Dian Sempat Hidup Bersama Jasad Keluarganya di Kalideres, hingga Akhirnya Ikut Meninggal

Megapolitan
Cerita Seniman Mural Beri Warna Ruang Publik yang Terabaikan di Kuningan

Cerita Seniman Mural Beri Warna Ruang Publik yang Terabaikan di Kuningan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cerita Pemesanan Layanan 'Sleep Call' | Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres

[POPULER JABODETABEK] Cerita Pemesanan Layanan "Sleep Call" | Fakta Baru Kematian Keluarga di Kalideres

Megapolitan
Perkembangan Kasus Narkoba Teddy Minahasa, Dari Penangkapan Hingga Konfrontasi Dengan Bawahan..

Perkembangan Kasus Narkoba Teddy Minahasa, Dari Penangkapan Hingga Konfrontasi Dengan Bawahan..

Megapolitan
Rute Transjakarta 1E Pondok Labu-Blok M

Rute Transjakarta 1E Pondok Labu-Blok M

Megapolitan
Rute Transjakarta 1C Pesanggrahan-Blok M

Rute Transjakarta 1C Pesanggrahan-Blok M

Megapolitan
Faris Tenggelam di KBT Saat Berenang Dengan Temannya, Hingga Minggu Malam Belum Ditemukan

Faris Tenggelam di KBT Saat Berenang Dengan Temannya, Hingga Minggu Malam Belum Ditemukan

Megapolitan
Taman Sekitar GBK yang Rusak Akibat Terinjak Relawan Jokowi Bakal Diperbaiki

Taman Sekitar GBK yang Rusak Akibat Terinjak Relawan Jokowi Bakal Diperbaiki

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Booster Kedua untuk Lansia Kini Tersedia di Kota Bekasi

Vaksin Covid-19 Booster Kedua untuk Lansia Kini Tersedia di Kota Bekasi

Megapolitan
Pengalaman 'Talent Sleep Call' Baper karena Perlakuan Pelanggan, Buru-buru Rem Diri...

Pengalaman "Talent Sleep Call" Baper karena Perlakuan Pelanggan, Buru-buru Rem Diri...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.