Sandiaga Pijit Para Relawannya Saat Kampanye di Kebon Melati

Kompas.com - 06/01/2017, 11:46 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor tiga Sandiaga Uno memijat para relawannya saat berkampanye di Jalan Lontar Atas, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jumat (6/1/2017). Alsadad RudiCalon wakil gubernur DKI Jakarta nomor tiga Sandiaga Uno memijat para relawannya saat berkampanye di Jalan Lontar Atas, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jumat (6/1/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor tiga Sandiaga Uno memijat para relawannya saat berkampanye di Jalan Lontar Atas, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jumat (6/1/2017).

Ada tiga orang relawan pria yang dipijat oleh Sandi. Pijat dilakukan saat Sandi mengenakan kaos dan topi kepada para relawannya.

"Enak enggak, Pak?" teriak seorang ibu-ibu kepada relawan yang dipijat.

"Enaaaak," jawab relawan itu.

Selain berkampanye, kedatangan Sandi ke Kebon Melati juga untuk melantik kelompok relawannya untuk korwil RW dan RT di wilayah Kebon Melati. Menurut Sandi, pijat diberikannya sebagai treatment untuk para relawan yang dinilainya sudah bekerja keras selama masa kampanye.

"Ini ritual. Pakaikan kaos, topi, sama pijit 30 detik karena bapak-bapak ini sudah bekerja keras," kata Sandi sebelum membuka kampanyenya.

Pelantikan relawan oleh Sandi juga diisi pembacaan deklarasi yang berisi komitmen untuk memenangkan Sandi dan cagub pasangannya, Anies Baswedan di seluruh TPS yang ada di Kelurahan Kebon Melati.

Dalam kampanyenya, Sandi kembali memaparkan program-program unggulannya, seperti penyediaan lapangan kerja, stabilitas harga pokok, dan pendidikan gratis yang berkualitas.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Megapolitan
Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Megapolitan
Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Megapolitan
Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Megapolitan
Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Megapolitan
Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Megapolitan
Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

BPTJ Masih Berdebat dengan Dishub Bekasi soal Rencana ERP di Kalimalang 2020

Megapolitan
Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Pemkot Jakut Tawarkan Rusun untuk Korban Penggusuran Sunter, Tapi Tak Ada yang Minat

Megapolitan
Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Bertahan Setelah Penggusuran, Warga Sunter Agung Bangun Gubuk Kayu di Sekitar Lokasi

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Sudah Empat Kali Beraksi

Megapolitan
Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Polisi Tahan Pengemudi Mabuk yang Tabrak Pengendara Skuter Listrik hingga Tewas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X