Kompas.com - 07/01/2017, 17:11 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017). Akhdi Martin PratamaCalon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017).
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menilai, penggusuran di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, merupakan tindakan gegabah yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pria yang akrab disapa Sandi ini menganggap, Pemprov DKI tidak mempunyai perencanaan yang matang setelah melakukan penggusuran.

"Jadi, ini tragedi bencana kemanusiaan yang diakibatkan suatu kebijakan yang sama sekali tidak dipikirkan dampaknya," ujar Sandi di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017).

Sandi mengira, seusai menggusur pemukiman warga, pemerintah akan langsung melakukan revitalisasi kawasan itu. Namun, pada kenyataannya, pemerintah tidak melakukan apa-apa setelah meratakan permukiman warga tersebut.

"Kita pikir ini langsung dikerjakan, ternyata buat apa waktu dulu diburu-buru sebelum keadaan yang jelas kebijakan itu dilakukan," ucap dia.

Baca juga: Warga Kampung Akuarium Minta Anies-Sandi Tepati Janji Saat Kampanye

Sandi menganggap, apa yang dilakukan oleh pemerintah malah justru makin menyengsarakan rakyat. Sebab, rakyat kehilangan tempat tinggal dan tidak diberikan solusi oleh Pemprov DKI untuk mengatasi hal tersebut.

"Sehingga mengakibatkan kemiskinan yang semakin absolut. Ibu ini tidak diperlakukan sebagai manusia. Saya tidak ada kata-kata yang bisa dilukiskan (untuk menggambarkan kondisi warga Kampung Akuarium)," kata Sandi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 19 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15

UPDATE 19 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15

Megapolitan
UPDATE 19 Mei: Tambah 11 Kasus Covid-19 di Depok, 163 Pasien Dirawat

UPDATE 19 Mei: Tambah 11 Kasus Covid-19 di Depok, 163 Pasien Dirawat

Megapolitan
Komplotan Pencuri Menyasar Anak-anak, Tuduh Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor Korban

Komplotan Pencuri Menyasar Anak-anak, Tuduh Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor Korban

Megapolitan
Dua Mobil Dilempari Batu di Kebayoran Lama, Pelaku Teridentifikasi

Dua Mobil Dilempari Batu di Kebayoran Lama, Pelaku Teridentifikasi

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Vaksin Covid-19 di Kota Bekasi, Jumat 20 Mei 2022

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Vaksin Covid-19 di Kota Bekasi, Jumat 20 Mei 2022

Megapolitan
Keresahan Warga Kranji atas Dugaan Intimidasi Ormas

Keresahan Warga Kranji atas Dugaan Intimidasi Ormas

Megapolitan
Bocoran Sponsor Formula E, dari Bank, Hotel, hingga Perusahaan Listrik

Bocoran Sponsor Formula E, dari Bank, Hotel, hingga Perusahaan Listrik

Megapolitan
Dirut Jakpro Sebut 7 Ajang Balap Tahun Ini Akan Gunakan Sirkuit Ancol

Dirut Jakpro Sebut 7 Ajang Balap Tahun Ini Akan Gunakan Sirkuit Ancol

Megapolitan
Formula E Akan Gunakan Pawang Hujan, Panitia: Kita Cari yang Paling Top

Formula E Akan Gunakan Pawang Hujan, Panitia: Kita Cari yang Paling Top

Megapolitan
Energi Bersih, Daya Pikat Jakarta agar Tak Ditinggalkan

Energi Bersih, Daya Pikat Jakarta agar Tak Ditinggalkan

Megapolitan
Sakit Hati Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku ke Suami dan Serahkan Diri

Sakit Hati Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Pelaku Mengaku ke Suami dan Serahkan Diri

Megapolitan
Sampah Sumbat Sungai Bikin Sejumlah Wilayah di Depok Kebanjiran

Sampah Sumbat Sungai Bikin Sejumlah Wilayah di Depok Kebanjiran

Megapolitan
15 Hari Jelang Formula E Jakarta: Tiket VIP Ludes, Diminati Warga Negara Asing

15 Hari Jelang Formula E Jakarta: Tiket VIP Ludes, Diminati Warga Negara Asing

Megapolitan
Eno Farihah Tewas dengan Tubuh Tertancap Pacul, Inisiator Pemerkosaan Lolos dari Hukuman Mati (2)

Eno Farihah Tewas dengan Tubuh Tertancap Pacul, Inisiator Pemerkosaan Lolos dari Hukuman Mati (2)

Megapolitan
Panitia Formula E Minta Sponsor ke Menteri BUMN, tapi Belum Direspons

Panitia Formula E Minta Sponsor ke Menteri BUMN, tapi Belum Direspons

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.