Agus Gunakan Hasil Gerilya di Lapangan untuk Bekal Debat Cagub

Kompas.com - 08/01/2017, 11:40 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017). Kompas.com/Robertus BelarminusCalon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan bahwa pengalaman yang ia ambil selama bertemu warga akan menjadi bekal untuk debat calon pada Pemilihan Kepala Daerah 2017.

"Tentu gerilya lapangan benar-benar memberikan gambaran langsung. Jadi belajar itu dari buku, dari orang, dan dari lapangan. Inilah yang saya lakukan," kata Agus di sela kampanye di kawasan RW 02 Meruya, Kembangan, Jakarta Selatan, Minggu (8/1/2017) pagi.

Dengan "bergerilya", Agus bisa mengonfirmasi kebenaran informasi dan perkembangan di suatu wilayah yang terjadi. Misalnya, Agus mendengar kabar mengenai lingkungan dan sungai yang sudah bersih. Setelah mengecek di lapangan, ia menilai masih ada juga tempat yang belum bersih.

"Lingkungan yang katanya sudah bagus bersih segala macam, ya buktinya itu bagian kecil sekali, yang lain-lain juga masih parah. Kita datengin sungai-sungai perkampungan ataupun hunian-hunian yang masih sangat parah kondisinya," ujar Agus.

Dengan melihat langsung ke lapangan, Agus yakin bisa mendapat potret utuh yang bisa dipakai untuk melengkapi program visi-misinya jadi cagub DKI.

"Dengan saya turun ke lapangan, saya belajar dalam arti yang positif, dalam arti mendengar aspirasi dan melihat langsung kondisi, sehingga benar-benar memiliki pemahaman yang nyata," ujar Agus.

Debat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan dimulai pada 13 Januari 2017.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Megapolitan
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Megapolitan
Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Bus AKAP di Terminal Tanjung Priok Dikurangi untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Penumpang Bus Sempat Mencapai 1.000 pada Sabtu Lalu, Ini Kata Kepala Terminal Kalideres

Megapolitan
Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Pemprov DKI Butuh Bantuan APD, Sarung Tangan, dan Masker untuk Tenaga Medis

Megapolitan
Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang 'Terjebak' dalam Pandemi Covid-19

Awal Mula Emak-emak Bantu Mahasiswa Rantau UI yang "Terjebak" dalam Pandemi Covid-19

Megapolitan
Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Stok Menipis, PMI Kota Tangerang Antar Jemput Donor Darah

Megapolitan
Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Apartemen Lippo di Mampang Jadi RS Darurat Covid-19, Penghuni Diminta Tidak Khawatir

Megapolitan
Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Dua Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19 dalam Keadaan Hamil

Megapolitan
84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

84 Orang Tenaga Medis di DKI Positif Corona

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Malaka Jaya Tutup Jalan yang Kerap Jadi Tempat Nongkrong

Megapolitan
Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Yayasan Sosial Umat Buddha Siapkan Peti Gratis untuk Jenazah Pasien Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Jumlah Penumpang di Terminal Bus Kalideres Turun Lebih dari 50 Persen Sejak Imbauan Tidak Mudik

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 794 Positif, 51 Sembuh, 87 Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X