Kompas.com - 09/01/2017, 11:59 WIB
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono saat memberikan penjelasan mengenai proyek Transjakarta koridor XIII (Tendean-Ciledug) di Kantor Bina Marga, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017). Penyelesaian koridor XIII (Tandean-Ciledug) sampai saat ini telah mencapai 93 persen, serta penyelesaian fisik bangunan ditargetkan selesai antara Februari-Maret 2017. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGDirektur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono saat memberikan penjelasan mengenai proyek Transjakarta koridor XIII (Tendean-Ciledug) di Kantor Bina Marga, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017). Penyelesaian koridor XIII (Tandean-Ciledug) sampai saat ini telah mencapai 93 persen, serta penyelesaian fisik bangunan ditargetkan selesai antara Februari-Maret 2017.
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Transjakarta akan mengoperasikan 100 bus di Koridor 13, Ciledug-Tendean. Bus tersebut terdiri dari single bus dan medium bus.

Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, jika sudah beroperasi, diperkirakan jalur Transjakarta Koridor 13 sepanjang 9,3 kilometer bisa menampung sekitar 24.000 penumpang per hari.

"Koridor 13 pasti lebih baik," kata Budi, Senin (9/1/2016).

(Baca juga: Sumarsono Dukung Transjakarta Kelola Kapal Menuju Kepulauan Seribu)

Budi menambahkan, Koridor 13 ini akan memberikan dampak luar biasa untuk menggerakkan perekonomian.

Koridor 13, kata dia, bukan hanya dapat digunakan untuk warga yang berasal dari Ciledug ke Tendean.

Sebab, Koridor 13 yang ditargetkan beroperasi pada Juni mendatang ini terintegrasi dengan Koridor 1, 6, 9, 10, dan Koridor 4.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini akan menjadi satu harapan baru, bagaimana Transjakarta bisa menjangkau daerah pinggiran sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik. Pasti lebih nyaman dan murah," ujarnya.

Kehadiran Transjakarta Koridor 13, lanjut Budi, merupakan jalan keluar untuk mengakomodasi warga di daerah pinggir Jakarta agar bisa ke tengah kota lebih cepat.

"Bukan hanya membentuk jaringan angkutan di dalam kota, kami juga menghubungkan khusus line busway Ciledug ke tengah kota," kata dia.

(Baca juga: Tahun 2017, PT Transjakarta Targetkan Tambah 2.000 Bus)



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Sanggah Temuan Kemendikbud soal 25 Klaster Covid-19 di Sekolah, Ini Fakta Versi DKI

Pemprov DKI Sanggah Temuan Kemendikbud soal 25 Klaster Covid-19 di Sekolah, Ini Fakta Versi DKI

Megapolitan
Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Juga Tusuk Seorang Warga

Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Juga Tusuk Seorang Warga

Megapolitan
Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Ditangkap

Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Ditangkap

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata di Jakarta Masih Berlaku hingga 3 Oktober

Ganjil Genap Tempat Wisata di Jakarta Masih Berlaku hingga 3 Oktober

Megapolitan
Apa Artinya Crowd Free Night yang Berlaku di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi?

Apa Artinya Crowd Free Night yang Berlaku di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi?

Megapolitan
Disdik DKI: Survei Kemendikbud Terkait Klaster Belajar Tatap Muka Keliru

Disdik DKI: Survei Kemendikbud Terkait Klaster Belajar Tatap Muka Keliru

Megapolitan
Saluran Air Mulai Dibangun 27 September, Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender Akan Ditutup

Saluran Air Mulai Dibangun 27 September, Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender Akan Ditutup

Megapolitan
Pemkot Depok Targetkan 1,6 Juta Warga Sudah Vaksin Covid-19 pada Desember 2021

Pemkot Depok Targetkan 1,6 Juta Warga Sudah Vaksin Covid-19 pada Desember 2021

Megapolitan
Disdik Banten Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di SMA di Kota Tangerang

Disdik Banten Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di SMA di Kota Tangerang

Megapolitan
Mayat yang Ditemukan di Patoembak Depok adalah Anggota TNI, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat yang Ditemukan di Patoembak Depok adalah Anggota TNI, Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Depok Fokus Pangkas Pohon Tinggi dan Minta Warga Tak 'Nyampah' di Kali

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Depok Fokus Pangkas Pohon Tinggi dan Minta Warga Tak "Nyampah" di Kali

Megapolitan
Depok Satu-satunya Wilayah Jabodetabek Tak Punya BPBD, padahal Rentan Bencana

Depok Satu-satunya Wilayah Jabodetabek Tak Punya BPBD, padahal Rentan Bencana

Megapolitan
Atasi Banjir di Klender, Saluran Air Sepanjang 878 Meter Akan Dibangun di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Atasi Banjir di Klender, Saluran Air Sepanjang 878 Meter Akan Dibangun di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
Hari Ini, Polisi Periksa Ahli Pidana Jelang Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Hari Ini, Polisi Periksa Ahli Pidana Jelang Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemkot Jakut Bangun 3 Waduk sebagai Kolam Retensi

Cegah Banjir, Pemkot Jakut Bangun 3 Waduk sebagai Kolam Retensi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.