Kompas.com - 09/01/2017, 17:14 WIB
Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang. Pemerintah pusat akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Rawa Kucing. KOMPAS.COM/ Kahfi Dirga Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang. Pemerintah pusat akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Rawa Kucing.
|
EditorIndra Akuntono


TANGERANG, KOMPAS.com -
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang.

Layanan kesehatan gratis diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga di sekitar TPA tersebut.

"TPA ini kan ada hawa-hawa (tak sedap), setiap Kamis di sini kami adakan pengobatan gratis," kata Koordinator Pengawas TPA Rawa Kucing, Suhemi, kepada Kompas.com di Tangerang, Senin (9/1/2017).

(Baca: Ketika TPA Rawa Kucing Menjadi Tempat Bermain ...)

Pengobatan gratis untuk masyarakat dan pegawai TPA Rawa Kucing itu ditangani langsung oleh dokter. Ada pun program ini bekerjasama dengan Yayasan Bintang Ar-Rahmah milik Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah.

"Alhamdulillah jumlah pasien (setiap Kamis) mencapai lebih dari 100 orang pasien antre," kata Suhemi.

Banyaknya pasien yang mengantre disebut karena layanan kesehatan gratis yang diberikan cukup baik. Warga setempat mengaku puas dengan klinik di TPA Rawa Kucing.

"Pengobatan gratis itu untuk semua pelayanan, dokter dan obat," kata Suhemi.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Larangan Mudik, Polisi Paksa Putar Balik 1.070 Kendaraan di Tol Cikupa dan Cikarang Barat

Megapolitan
Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Pohon Tumbang Menimpa Mobil di Jalan Pajajaran Pamulang

Megapolitan
Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Larangan Mudik Lebaran Hari Pertama, Operasional AKAP di Terminal Poris Plawad Dihentikan

Megapolitan
John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Megapolitan
Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

Megapolitan
Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Megapolitan
Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Megapolitan
John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

Megapolitan
Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Megapolitan
Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X