Kompas.com - 10/01/2017, 16:46 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman mengaku tak perlu melakukan klarifikasi atau tabayun terkait pidato Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Kepulauan Seribu yang kemudian dianggap menodakan agama.

Menurut Pedri, penodaan agama sudah termasuk perbuatan pidana, sehingga tak perlu melakukan klarifikasi.

"Saya sudah jelaskan, tabayun itu konteksnya berbeda. Ini kan kasus hukum. Kasus hukum tidak ada tabayun-tabayunan," kata Pedri usai menjadi saksi sidang Ahok di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Pedri juga menyatakan, tidak perlu melayangkan teguran tertulis kepada Ahok sehingga memilih langsung melakukan pelaporan.

"Saya katakan ini kasus hukum, itu dalam Pasal 156A itu tidak ada mekanisme teguran, tidak perlu itu," ujar Pedri.

Pihaknya juga menyatakan tidak berkoordinasi dengan Muhammadiyah Pusat dan MUI terkait hal ini. Sebab, PP Pemuda Muhammadiyah dan Angkatan Muda Muhammadiyah adalah organisasi otonom Muhammadiyah.

"Apa yang program dan kebijakan mereka putuskan masing-masing tidak perlu ke PP Muhammdiyah. Dan setelah kami melapor tidak ada teguran dari PP Muhammadiyah, malah mereka mendukung," ujar Pedri.

Pedri mengatakan, pihaknya memutuskan melaporkan Ahok dengan saksi dari tiga organisasi yakni PP Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Muslimah Muhammadiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Terkait permintaan maaf Ahok, menurut dia, permintaan maaf itu berbeda dengan kasus hukum.

"Ini kasus hukum, berbeda dengan permintaan maaf," ujar Pedri.

Kompas TV Tulis â??Fitsa Hatsâ??, Ahok Sindir Novel Malu Kerja di 'Pizza Hut'
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Anies: Jakarta Komitmen Turunkan Emisi Karbon 30 Persen pada 2030

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Seorang Remaja Diduga Diperkosa 3 Pengamen di Kawasan Jakarta Islamic Centre Jakut

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Warga Kabupaten Bekasi Kini Sudah Bisa Naik Bus Listrik, Tersedia untuk Rute Cikarang Utara-Soekarno Hatta

Megapolitan
Anies Resmikan Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', Siswa SDN 08 Jakarta: Kelasnya Jadi Panas

Anies Resmikan Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", Siswa SDN 08 Jakarta: Kelasnya Jadi Panas

Megapolitan
Di Sidang Kasus KSP Indosurya, 8 Korban Mengaku Uangnya Tidak Kembali

Di Sidang Kasus KSP Indosurya, 8 Korban Mengaku Uangnya Tidak Kembali

Megapolitan
Motor Gerobak Sampah Terguling di Serua Ciputat, Pengemudinya Kaget dan Kurangi Kecepatan Saat Menanjak

Motor Gerobak Sampah Terguling di Serua Ciputat, Pengemudinya Kaget dan Kurangi Kecepatan Saat Menanjak

Megapolitan
BERITA FOTO: Wajah Baru Taman Ismail Marzuki

BERITA FOTO: Wajah Baru Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Anies Gelontorkan Rp 126 Miliar untuk Rehabilitasi 4 Sekolah Jadi 'Net Zero Carbon'

Anies Gelontorkan Rp 126 Miliar untuk Rehabilitasi 4 Sekolah Jadi "Net Zero Carbon"

Megapolitan
Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Perkenalkan Cara Belanja Nontunai

Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sukatani Depok, Ridwan Kamil Perkenalkan Cara Belanja Nontunai

Megapolitan
TNI AU Dalami Penemuan Granat Asap dan Ratusan Amunisi di Pondok Gede

TNI AU Dalami Penemuan Granat Asap dan Ratusan Amunisi di Pondok Gede

Megapolitan
Anies Bakal Rehabilitasi 20 Sekolah Jadi Gedung Rendah Emisi pada 2023

Anies Bakal Rehabilitasi 20 Sekolah Jadi Gedung Rendah Emisi pada 2023

Megapolitan
Pengendara Motor Terperosok Lubang Galian di Jalan Ciledug Raya, Lurah: Itu Proyek Sudin SDA

Pengendara Motor Terperosok Lubang Galian di Jalan Ciledug Raya, Lurah: Itu Proyek Sudin SDA

Megapolitan
3 dari 6 Pembegal Pedagang Kue di Cilincing Akhirnya Tertangkap Polisi

3 dari 6 Pembegal Pedagang Kue di Cilincing Akhirnya Tertangkap Polisi

Megapolitan
Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung, Anies: Memang Ada Laporan Itu?

Dilaporkan ke Bawaslu atas Dugaan Kampanye Terselubung, Anies: Memang Ada Laporan Itu?

Megapolitan
UPDATE 27 September 2022: Bertambah 61, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 105.392

UPDATE 27 September 2022: Bertambah 61, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 105.392

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.