Untuk Mengubah Jakarta, Agus Akan Jadi Pemimpin yang Mencintai Warga

Kompas.com - 11/01/2017, 12:49 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017). Akhdi Martin PratamaCalon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono saat berkampanye di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, berjanji akan melakukan perubahan di Jakarta jika terpilih dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu caranya untuk mengubah Jakarta adalah dengan menjadi pemimpin yang mencintai warganya.

Dengan demikian, kata dia, pemimpin itu dapat ikut merasakan apa ýang dirasakan warga.

"Bukan pemimpin yang melukai hati warganya, hobinya menggusur orang, menggusur warga," ujar Agus di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

(Baca juga: Agus: Jangan Sampai Tidak Memilih, apalagi Salah Pilih)

Agus menyampaikan, jika terpilih bersama Sylviana Murni menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, ia tidak akan menggusur permukiman warga. Agus dan Sylvi berjanji menata permukiman tanpa menggusur. 

Selain itu, Agus mengatakan bahwa ia akan lebih memberdayakan komunitas yang ada di lingkungan masyarakat.

Salah satu caranya dengan menerapkan program unggulannya, yakni program dana bergulir Rp 1 miliar bagi tiap RW setiap tahunnya.

"Saya dengar selama ini RT/RW tidak dipercaya, bahkan dicurigai oleh pemimpinnya. Nanti semua akan kita perhatikan, kita akan lebih meningkatkan kegiatan," ucap dia.

(Baca juga: Setelah Janjikan Dana Rp 1 Miliar, Agus Bagi-bagi Kaus dan Topi)

Mengenai para pedagang kaki lima, Agus berjanji akan memberikan tempat yang layak bagi mereka.

"Jangan dikejar-kejar seperti orang jahat. Mereka mencari rezeki buat keluarga mereka," sambung Agus.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Megapolitan
GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

Megapolitan
Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Megapolitan
DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

Megapolitan
PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

Megapolitan
Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Megapolitan
Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Megapolitan
[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

Megapolitan
PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

Megapolitan
Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Megapolitan
Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Megapolitan
Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Megapolitan
Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Megapolitan
Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Megapolitan
Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X