Kompas.com - 11/01/2017, 16:03 WIB
Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila saat memberikan keterangan pers di Hotel Hilton Double Tree, Cikini, Jakarta, Rabu (11/1/2017). Muhammad Nurul Fadhila menjelaskan mengenai Kinerja tahun 2016 dan Program pengembangan kereta rel listrik (krl) tahun 2017 dengan sejumlah isu diantaranya operasional KRL Rangkas Bitung, Program dan strategi peningkatan Volume penumpang 2017, program penambahan 400 unit vending machine dan 200 gate serta pemenuhan fasilitas untuk pengguna disabilitas. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGDirektur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila saat memberikan keterangan pers di Hotel Hilton Double Tree, Cikini, Jakarta, Rabu (11/1/2017). Muhammad Nurul Fadhila menjelaskan mengenai Kinerja tahun 2016 dan Program pengembangan kereta rel listrik (krl) tahun 2017 dengan sejumlah isu diantaranya operasional KRL Rangkas Bitung, Program dan strategi peningkatan Volume penumpang 2017, program penambahan 400 unit vending machine dan 200 gate serta pemenuhan fasilitas untuk pengguna disabilitas.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) telah memasang guiding block di 35 stasiun yang dilewati KRL Jabodetabek. Guiding block ini merupakan fasilitas penunjuk jalur yang memudahkan penumpang penyandang tunanetra saat hendak menggunakan layanan KRL.

"Guiding block ini bisa mempermudah karena sebelumnya fasilitas bagi pengguna dengan disabilitas baru berupa media informasi dalam bentuk audio dan visual, yaitu petugas announcer, papan informasi KRL, dan sejumlah rambu atau signage," kata Direktur Utama PT KCJ, Muhammad Nurul Fadhila, di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Bentuk guiding block berupa garis timbul putus-putus berwarna kuning di lantai stasiun kereta api. Jalur guiding block terbentang mulai dari akses masuk stasiun, dekat loket, hingga di area peron.

Selain guiding block, menurut Fadhila, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah bidang miring di dalam stasiun. Bidang miring itu diperuntukkan bagi pengguna kursi roda.

"Di stasiun yang belum ada fasilitas-fasilitas itu, kami siapkan petugas pelayanan dan pengamanan yang siap membantu pengguna dengan disabilitas," kata Fadhila.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Megapolitan
Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Megapolitan
Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Megapolitan
Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Megapolitan
Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Megapolitan
Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Megapolitan
Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Megapolitan
Update: Berita Ini Dicabut

Update: Berita Ini Dicabut

Megapolitan
Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Megapolitan
Pukul 15.10 WIB, Massa Buruh di Patung Kuda Bergeser ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Pukul 15.10 WIB, Massa Buruh di Patung Kuda Bergeser ke Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

Megapolitan
Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak di Hotelnya

Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak di Hotelnya

Megapolitan
Selesai Audiensi dengan MK, Massa Buruh Lanjutkan Demo di Kantor Anies

Selesai Audiensi dengan MK, Massa Buruh Lanjutkan Demo di Kantor Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.