Kompas.com - 11/01/2017, 21:53 WIB
Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat saat blusukan di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Rabu (11/1/2017). Jessi CarinaCawagub DKI Djarot Saiful Hidayat saat blusukan di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Rabu (11/1/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Djarot Saiful Hidayat, bernostalgia bersama warga Jawa Timur pada Rabu (11/1/2017)  malam ini. Djarot hadir dalam acara ngopi bareng bersama Paguyuban Warga Jawa Timur di Rumah Sarwono, Pasar Minggu.

Djarot menceritakan, Jawa Timur memang memiliki arti khusus untuk dia. Sejak kecil, dia sudah berpindah-pindah tempat tinggal di Jawa Timur. Hal ini karena ayahnya yang merupakan seorang tentara.

"Orang tanya Mas Djarot asline pundi? Saya bingung, saya lahir di Magelang. Kemudian pindah ke Malang, pindah lagi ke Blimbing. Lalu pindah ke Suroboyo (Surabaya)," kata Djarot.

Djarot juga pernah menetap di Blitar ketika menjadi wali kota selama 10 tahun. Karena itu, Djarot merasa kegiatan malam ini seperti obat kangen baginya. Dia bisa menikmati pertunjukan campur sari dan bercengkrama bersama warga Jakarta yang berasal dari Jawa Timur.

"Kangen loh. Begini, kalau Jawa Timur apalagi timuran, bahasanya sangat egaliter. Kalau ketemu dalam tanda kutip, suka misuh (mengumpat) ya tapi misuh yang positif," kata Djarot.

Kegiatan ini sekaligus dijadikan sebagai bentuk dukungan warga Jawa Timur kepada Djarot. Perwakilan kabupaten dan kota dari Jawa Timur naik ke panggung satu per satu dan menyemangai Djarot.

Mereka menyampaikan rasa bangga mereka kepada Djarot. Menurut mereka, Djarot membuktikan bahwa warga Jawa Timur bisa ikut berkompetisi di Pilkada DKI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.