Tersangka Pengeroyokan Pendukung Ahok-Djarot Kemungkinan Bertambah

Kompas.com - 11/01/2017, 22:14 WIB
Wakil Ketua ranting PDI-P Jelambar Widodo, yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Front Pembela Islam (FPI), hadir dalam HUT PDI-P ke-44 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017). IhsanuddinWakil Ketua ranting PDI-P Jelambar Widodo, yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh Front Pembela Islam (FPI), hadir dalam HUT PDI-P ke-44 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan, menyatakan ada kemungkinan tersangka pengeroyokan Widodo, yang merupakan Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar dan pendukung Ahok-Djarot, bertambah. Sejauh ini, baru dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden itu.

"Yang lain masih dalam tahap saksi. Tidak menutup kemungkinan kalau ada saksi lain atau bukti lain, kami akan kenakan (stastus tersangka)," kata Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Iriawan mengatakan, ada dugaan 10 orang yang terlibat. Namun saat ini status mereka masih saksi dan butuh bukti maupun keterangan yang menguatkan.

Yang pasti, kata Iriawan, tindak pidana yang berlangsung pada Jumat (6/1/2017) malam itu adalah pengeroyokan.

"Karena bicara dan sakit hati dan tersinggung, dan ditunggu, lalu melakukan 170 (pasal tentang tindak kekerasan di muka umum)," kata Iriawan.

Widodo dikeroyok pada Jumat malam lalu di Jalan Jelambar Utama, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Widodo dikeroyok usai mendampingi calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, blusukan pada siang harinya.

Satu dari dua tersangka, yaitu Fahmi, saat ini masih buron. Polisi sudah menyebar foto Fahmi, dan meminta bantuan Kodam Jaya, kelurahan, babinsa, babinkamtibmas, untuk mempersempit ruang geraknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Megapolitan
Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.