Kompas.com - 12/01/2017, 14:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kiri) dan Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo (ketiga kiri) melihat lukisan hasil karya anak-anak Pulau Pramuka pada acara Peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (20/9/2016) Dok Astra InternationalGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi Head of Environment & Social Responsibility PT Astra International Tbk Riza Deliansyah (kiri) dan Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo (ketiga kiri) melihat lukisan hasil karya anak-anak Pulau Pramuka pada acara Peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tanjung Elang Berseri di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (20/9/2016)
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebijakan Publik DPD Partai Golkar DKI, Bambang Waluyo, termasuk yang ikut kunjungan Basuki Tjahaja Purnama ke Kepulauan Seribu. Di Rumah Lembang, dia menceritakan ulang pengalamannya mendampingi Basuki di sana.

Ada sebuah pengalaman yang berkesan baginya. Setelah Basuki atau Ahok selesai pidato di Pulau Pramuka, warga mendadak meminta Ahok tidak segera meninggalkan pulau. Sebab, warga ingin memberikan sajian sukun goreng terlebih dahulu untuk Ahok.

"Rupanya itu tradisi, orang pulau kalau mereka senang dengan tamunya, mereka gorengin sukun," ujar Bambang di Rumah Lembang, Menteng, Kamis (12/1/2017).

Bambang pun heran ketika kunjungan Ahok ke Kepulauan Seribu berujung ke permasalahan hukum. Ahok diduga melakukan penodaan agama dalam pidatonya di Kepulauan Seribu.

"Ketika ada laporan penistaan agama, kita bingung, kok kita waktu itu malah digorengin sukun? Kita dikasih racun harusnya dan enggak bakal bisa keluar dari situ," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, sajian sukun goreng itu dia nilai sebagai bentuk kebahagiaan warga pulau terhadap kedatangan Ahok. Apalagi, pidato Ahok sesungguhnya merupakan kabar gembira bagi warga pulau.

Bambang masih ingat, Ahok menyebut dirinya sebagai 'tauke' yang baik. Berbeda dengan 'tauke' lainnya, dia hanya meminta bagian 20 persen saja dari usaha budidaya ikan kerapu yang ditawarkan Pemprov DKI kepada warga pulau. Semua modal serta fasilitas usaha akan diberikan oleh Pemprov DKI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang mengatakan, ketika itu warga merasa senang dan bertepuk tangan. Menurut dia, Ahok ingin meyakinkan warga untuk mengikuti program tersebut. Ahok tidak mau warga berpikir ada kewajiban untuk memilihnya dalam pilkada jika mereka mengikuti program itu.

Ahok menjamin program tersebut akan terus jalan meskipun dia kalah dalam pilkada. Ahok bahkan mengingatkan warga bahwa dia masih bisa ikut memanen ikan bersama warga pulau.

Sebab, meski nantinya kalah pilkada, Ahok masih menjabat sebagai gubernur hingga Oktober 2017 nanti.

Bambang tidak habis pikir kunjungan kerja yang menurutnya bermanfaat untuk warga pulau, malah berakhir menjadi kasus hukum. Sampai sekarang, dia merasa Ahok tidak melakukan penistaan apa-apa.

"Satu-satunya penistaan yang dilakukan Gubernur waktu itu adalah dia menghabiskan ikan kerapu yang saya kepingin. Sudah saya incar, eh dia yang habisin. Itu penistaan tuh he-he-he," ujar Bambang bergurau.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Megapolitan
15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Megapolitan
PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

Megapolitan
49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.