Ahok Ingatkan Proyek Normalisasi Ciliwung - Kompas.com

Ahok Ingatkan Proyek Normalisasi Ciliwung

Kompas.com - 15/01/2017, 18:59 WIB
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Foto aerial bantaran Kali Ciliwung tiga minggu pasca penggusuran di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (19/10). Aktivitas pemasangan turap beton untuk normalisasi mulai dilakukan di sepanjang bantaran Kali Ciliwung sisi barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan proyek normalisasi Kali Ciliwung sudah terlalu lama terhambat.

Itulah sebabnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menertibkan kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri. Basuki juga mengingatkan bahwa ini merupakan program pemerintah pusat.

"Ini sudah berapa masa. Pemerintah pusat itu pingin normalisasi, bisa gak jalan? Enggak bisa karena tugas membereskan atau menyiapkan pekerjaan itu ada di provinsi," ujar Basuki atau Ahok di Kuningan, Minggu (15/1/2017).

Pemprov DKI mendapatkan tugas untuk menertibkan bangunan di badan kali, untuk menyukseskan program pusat itu.

Ahok mengatakan proyek normalisasi Kali Ciliwung baru bisa berjalan kembali sejak era kepemimpinannya. Ahok mengatakan kini kawasan yang dulu banjir sudah tidak banjir lagi sejak penertiban dilakukan.

"Sekarang saya tanya, Kampung Pulo banjir enggak? Jatinegara banjir enggak? Enggak," ujar dia.

Selama ini, Pemprov DKI tidak bisa memberikan uang kerahiman kepada warga yang digusur. Pemerintah tidak boleh memberikan uang atas tanah milik negara.

Terkait Bukit Duri, Ahok mengatakan ada 13 kepala keluarga yang disebut memiliki surat-surat kepemilikan lahan.

Jika surat tersebut benar, Pemprov DKI akan memberikan ganti rugi.

"Bukit Duri dari 400-an bidang tanah, hanya 13 yang diperkirakan ada surat, itu pun sedang kami teliti, kalau dapat ya kami ganti," ujar dia.


EditorAprillia Ika

Terkini Lainnya

TNI Ajak Warga Sulteng Terdampak Bencana Aktifkan Kegiatan Sekolah

TNI Ajak Warga Sulteng Terdampak Bencana Aktifkan Kegiatan Sekolah

Nasional
Pemprov Jabar Kaji Usulan Proyek Tol Cikarang-Ciranjang

Pemprov Jabar Kaji Usulan Proyek Tol Cikarang-Ciranjang

Regional
Pemprov DKI Akan Pasang CCTV Berkemampuan Infrared dan Rekam di Titik Tawuran

Pemprov DKI Akan Pasang CCTV Berkemampuan Infrared dan Rekam di Titik Tawuran

Megapolitan
Pemkot Jakbar Bangun Ruang Publik di Kawasan CNI Kembangan Jakbar

Pemkot Jakbar Bangun Ruang Publik di Kawasan CNI Kembangan Jakbar

Megapolitan
500 Lebih Bangunan di Jakarta Barat Disebut Menyalahi IMB

500 Lebih Bangunan di Jakarta Barat Disebut Menyalahi IMB

Megapolitan
Sekjen PKS: Kebijakan Pemerintah Saat Ini Memberatkan Rakyat

Sekjen PKS: Kebijakan Pemerintah Saat Ini Memberatkan Rakyat

Nasional
5 Mobil dan 1 Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di 'Flyover' Pekanbaru

5 Mobil dan 1 Motor Terlibat Kecelakaan Beruntun di "Flyover" Pekanbaru

Regional
Bikin Kuis Berhadiah Tanah di Siberia, Menteri Rusia Dihujani Kritik

Bikin Kuis Berhadiah Tanah di Siberia, Menteri Rusia Dihujani Kritik

Internasional
Sohibul Iman Absen Pemeriksaan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah

Sohibul Iman Absen Pemeriksaan Polisi soal Laporan Fahri Hamzah

Megapolitan
BNN Tangkap Oknum TNI yang Diduga Jadi Kurir 63.573 Butir Ekstasi

BNN Tangkap Oknum TNI yang Diduga Jadi Kurir 63.573 Butir Ekstasi

Nasional
Tangkal Penyelundupan Narkoba, BNN Jalin Kerja Sama Lintas Negara

Tangkal Penyelundupan Narkoba, BNN Jalin Kerja Sama Lintas Negara

Nasional
Sebelum Ditangkap, Bupati Bekasi Sempat Peringatkan Bawahan untuk Hati-hati terhadap Korupsi

Sebelum Ditangkap, Bupati Bekasi Sempat Peringatkan Bawahan untuk Hati-hati terhadap Korupsi

Megapolitan
Ini Tiga Persenjataan Militer yang Mungkin Dibeli Taiwan dari AS

Ini Tiga Persenjataan Militer yang Mungkin Dibeli Taiwan dari AS

Internasional
Hampir 12 Jam Setelah Ditangkap, Bupati Bekasi dan Bos Lippo Masih Diperiksa KPK

Hampir 12 Jam Setelah Ditangkap, Bupati Bekasi dan Bos Lippo Masih Diperiksa KPK

Nasional
Mekanik Perbaiki Mobil Sambil Merokok, Avanza Terbakar

Mekanik Perbaiki Mobil Sambil Merokok, Avanza Terbakar

Regional
Close Ads X