Polwan dan Kowad Bagi-bagikan Permen dan Air Minum kepada Massa FPI

Kompas.com - 16/01/2017, 12:47 WIB
Polisi wanita dan Korps Wanita Angkatan Darat saat di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017). Akhdi Martin PratamaPolisi wanita dan Korps Wanita Angkatan Darat saat di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi wanita (Polwan) dan Korps Wanita Angkatan Darad (Kowad) diterjunkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa dari Front Pembela Islam (FPI) di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin (16/1/2017).

Pantauan Kompas.com, Polwan dan Kowad tersebut terlihat tengah membagi-bagikan permen dan juga air minum kepada para peserta aksi. Polwan dan Kowad tersebut terlihat mengenakan jilbab.

Mereka menawarkan permen dan air minum kepada tiap peserta aksi. Dengan senyum ramahnya, Polwan dan Kowad itu membagi-bagikan permen dan air. Sementara itu, saat ini para peserta aksi sedang duduk-duduk menunggu waktu shalat Dzuhur tiba.

Dari atas komando, gema takbir dan shalawat terus berkumandang.

"Terima kasih bapak polisi, bapak TNI, ibu-ibu polisi dan ibu-ibu TNI yang telah memberikan air. Terima kasih juga telah mengawal aksi kita. Insyaallah Allah akan memberikan pahala kepada Ibu dan Bapak," ujar Ketua GNPF Bachtiar Natsir dari atas mobil komando menggunakan pengeras suara. (Baca: Naik Mobil Komando, Rizieq Shihab Meminta Pendemo Agar Tertib)

Dalam aksi ini mereka menuntut agar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dari jabatannya karena dianggap membiarkan pecahnya bentrokan antara FPI dan LSM GMBI di Bandung, Jawa Barat pada pekan lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X