Kompas.com - 19/01/2017, 09:39 WIB
Rekonstruksi kasus penyekapan disertai perampokan di Pulomas, Jakarta Timur pada Kamis (19/1/2017). Akhdi Martin PratamaRekonstruksi kasus penyekapan disertai perampokan di Pulomas, Jakarta Timur pada Kamis (19/1/2017).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menggelar rekonstruksi kasus perampokan disertai penyekapan di Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017) pagi. Dalam rekonstruksi ini, empat korban selamat dihadirkan.

"Kita hadirkan empat korban dari PRT, kecuali Zanet masih sekolah," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Agung Budijono di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur, Kamis pagi.

Agung mengatakan, dalam rekonstruksi hari ini akan diperagakan 75 adegan. Adegan tersebut mulai dari para tersangka masuk ke rumah Dodi Triono, hingga mereka keluar seusai menyekap dan menggasak barang berharga Dodi.

"Rekonstruksi ini juga dihadiri oleh Jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur," ucap dia.

Namun, dalam rekonstruksi kali ini, tersangka yang dihadirkan hanya Ius Pane. Tersangka lainnya, yakni Erwin Situmorang dan Alfins Bernius Sinaga tidak dihadirkan.

"Dua tersangka masih sakit. Tidak bisa jalan makanya tidak dihadirkan," kata Agung.

Pantauan Kompas.com di lokasi, rekonstruksi tersebut sudah berjalan sejak pukul 07.30 WIB. Adegan yang saat ini masih berlangsung adalah saat para perampok mulai masuk ke rumah Dodi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyekapan yang menewaskan enam orang di Pulomas tersebut diduga terjadi pada Senin (26/12/2016) sore. Warga bersama polisi baru mengetahui peristiwa penyekapan tersebut pada Selasa pagi, atau keesokan harinya.

Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga itu.

Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.

Kompas TV Polisi Gelar Prarekonstruksi Kasus Perampokan di Pulomas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menangis Divonis 10 Bulan Penjara, Cynthiara Alona: Saya Dapat Keadilan...

Menangis Divonis 10 Bulan Penjara, Cynthiara Alona: Saya Dapat Keadilan...

Megapolitan
Kebakaran di Tambora: 5 Tewas, Seorang Kakek Selamat dengan Luka Bakar

Kebakaran di Tambora: 5 Tewas, Seorang Kakek Selamat dengan Luka Bakar

Megapolitan
Antisipasi Balap Liar, Dishub Kota Bekasi Pasang Marka Kejut di Beberapa Titik

Antisipasi Balap Liar, Dishub Kota Bekasi Pasang Marka Kejut di Beberapa Titik

Megapolitan
Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Ini Isi Lengkap Surat Massa Buruh ke Anies, Tagih Revisi UMP DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Gunakan Jasa Transfer Pakai Uang Palsu, Ibu di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang: Sesuai Rasa Keadilan

Megapolitan
Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Virus Corona Varian Omicron Jadi Perhatian, Bagaimana Bahaya dan Gejalanya?

Megapolitan
Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Tagih Anies Revisi UMP DKI 2022, Perwakilan Massa Buruh Diterima Audiensi di Balai Kota

Megapolitan
Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Cynthiara Alona Hanya Divonis 10 Bulan Penjara, PN Tangerang Ungkap Alasannya

Megapolitan
Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Jaksa Banding atas Vonis 10 Bulan Penjara terhadap Cynthiara Alona

Megapolitan
Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Setengah Ton Ganja Kering Siap Edar Diamankan dari Pengedar Jaringan Lintas Sumatera

Megapolitan
Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Pastikan Ajukan Eksepsi Usai Didakwa Gerakkan Terorisme, Munarman: Saya Makin Tidak Mengerti...

Megapolitan
Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Buruh Padati Balai Kota DKI, Tagih Janji Anies Tinjau Ulang UMP 2022

Megapolitan
Update: Berita Ini Dicabut

Update: Berita Ini Dicabut

Megapolitan
Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Duduk Perkara Munarman Didakwa Pasal Terorisme, Menciptakan Suasana Teror Berkait Kemunculan ISIS 2014

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.