Kompas.com - 19/01/2017, 14:51 WIB
Proses rekonstruksi kasus perampokan Pulomas, Jakarta Timur pada Kamis (19/1/2017). Akhdi Martin PratamaProses rekonstruksi kasus perampokan Pulomas, Jakarta Timur pada Kamis (19/1/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima permohonan perlindungan korban selamat dari kasus perampokan di Pulomas, Jakarta Timur. Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, korban selamat akan didampingi dalam pemeriksaan maupun persidangan.

"Ada Zanette yang masih berusia 13 tahun, kemudian ada empat asisten rumah tangga, semuanya perempuan dan LPSK memberikan perlindungan prosedural serta kalau ada kebutuhan penerjemah untuk Zanette akan disediakan," kata Edwin, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/1/2017).

(Baca: Korban Selamat Perampokan di Pulomas Dihadirkan pada Rekonstruksi)

Edwin mengatakan, saat ini para korban selamat dari perampokan itu sudah beraktivitas kembali dan tidak menerima ancaman apapun.

Kebutuhan korban saat ini, kata Edwin, lebih kepada pemulihan psikologis agar lebih siap menghadiri proses persidangan.

Menurut Edwin, upaya pemulihan psikologis korban sudah dilakukan, dan akan ditentukan jadwal rutin untuk penyembuhan trauma.

"Trauma healing sudah ada satu kali pertemuan pada minggu lalu dan mungkin akan dievaluasi langsung oleh psikolog," kata Edwin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Edwin menuturkan, jika karena luka psikis membuat para korban tidak memungkinkan bersaksi di persidangan, maka hakim bisa meminta jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) dari kepolisian.

"Menolak sih tidak ya, tapi biasanya diantisipasi oleh kepolisian dengan BAP tersumpah. Kalau sudah di BAP tersumpah, nilai kesaksiannya kan sama kayak BAP," kata Edwin.

(Baca: Ketegaran Anet, Korban Selamat Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Pulomas)

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.