Kompas.com - 20/01/2017, 21:14 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) meminta calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, membesarkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) jika terpilih lagi sebagai gubernur DKI.

"Nanti kalau Pak Ahok jadi gubernur DKI lagi, jangan lupa nanti membesarkan UMKM," kata Setnov, yang berdiri di samping Ahok dalam acara bakti sosial yang digelar DPD Golkar DKI Jakarta di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2017)

(Baca juga: Ahok Ingin di Jakarta Banyak Tempat Hiburan Rakyat)

Setnov yakin Ahok akan memperhatikan pengusaha UMKM. Ia memuji Ahok yang sejak tiba ke lokasi acara, langsung mendengarkan rakyat, bersalaman, dan menggendong anak kecil.

"Jadi pengusaha-pengusaha warung kecil pasti Pak Ahok perhatikan untuk rakyat kecil. Ke mana-mana Pak Ahok ketemu orang kecil," ujar ketua umum salah satu partai pendukung Ahok itu.

Dalam sambutannya, Ahok sempat memaparkan bahwa ia sudah membantu kredit usaha. Pemprov DKI mengalokasikan dana Rp 1 triliun per tahun untuk bantuan usaha.

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakun Andriadi menambahkan, pihaknya ingin acara bakti sosial ini sekaligus menyosialisasikan paslon yang diusung Golkar, yaitu Ahok dan Djarot.

(Baca juga: Ahok dan Setya Novanto Hadiri Acara "Bersyukur Jakarta")

Ia juga berharap acara semacam ini bisa membuat warga Jakarta menyambut pilkada dengan suka cita.

"Kita enggak usah ramai-ramai, enggak usah berantem, enggak usah tegang menghadapi pilgub. Tenang saja, ketawa-ketawa, happy. Pilih yang lu suka, yang enggak suka, enggak usah dipilih, gampang kan. Begitu saja kok repot," ujarnya.

Kompas TV Ahok Tepis Anggapan Hanya Berpihak ke Kalangan Atas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucurkan Dana Rp 2,7 Miliar, Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

Kucurkan Dana Rp 2,7 Miliar, Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah KTT Y20

Megapolitan
Kampung Gembira Gembrong Dibangun Pakai Dana Infak Salat Idul Fitri di JIS

Kampung Gembira Gembrong Dibangun Pakai Dana Infak Salat Idul Fitri di JIS

Megapolitan
Kronologi Balap Liar Mobil di Asia Afrika, Berawal dari Saling Geber-geber

Kronologi Balap Liar Mobil di Asia Afrika, Berawal dari Saling Geber-geber

Megapolitan
Earth Hour, Ini Jalan Protokol di Jakarta yang Lampunya Dipadamkan Malam Ini

Earth Hour, Ini Jalan Protokol di Jakarta yang Lampunya Dipadamkan Malam Ini

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Pelaku Balap Liar di Jalan Asia Afrika dan Sita Kendaraan

Polisi Tangkap 3 Pelaku Balap Liar di Jalan Asia Afrika dan Sita Kendaraan

Megapolitan
Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Akomodasi Suara Anak Muda

Anies Baswedan Minta Presiden Jokowi Akomodasi Suara Anak Muda

Megapolitan
UPDATE 1 Juli: Bertambah 70, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangerang Kini 443

UPDATE 1 Juli: Bertambah 70, Pasien Dirawat Kasus Covid-19 di Tangerang Kini 443

Megapolitan
 'Kami Sedang Rawat Bayi yang Dibuang ke Kali, Kenapa Malah Diusir?'

"Kami Sedang Rawat Bayi yang Dibuang ke Kali, Kenapa Malah Diusir?"

Megapolitan
Sopir Travel Tewas Usai Ditabrak Mobil di Lenteng Agung Saat Turunkan Barang Penumpang

Sopir Travel Tewas Usai Ditabrak Mobil di Lenteng Agung Saat Turunkan Barang Penumpang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Wali Kota Jakpus Ditolak Warga Saat Bagikan KTP Baru | Desain Kampung Gembira

[POPULER JABODETABEK] Wali Kota Jakpus Ditolak Warga Saat Bagikan KTP Baru | Desain Kampung Gembira

Megapolitan
UPDATE 1 Juli 2022: Tambah 123, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 86.770

UPDATE 1 Juli 2022: Tambah 123, Kumulatif Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 86.770

Megapolitan
Satu Rumah dan 7 Kos-kosan di Matraman Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Satu Rumah dan 7 Kos-kosan di Matraman Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Menengok Rumah Akar Batavia di Kota Tua, Bangunan Bekas Gudang yang Eksotis

Menengok Rumah Akar Batavia di Kota Tua, Bangunan Bekas Gudang yang Eksotis

Megapolitan
Satu Keluarga Diminta Keluar dari Rusun Jatinegara Barat, padahal Sedang Urus Bayi yang Sempat Dibuang ke Kali

Satu Keluarga Diminta Keluar dari Rusun Jatinegara Barat, padahal Sedang Urus Bayi yang Sempat Dibuang ke Kali

Megapolitan
Cerita Remaja Citayam yang Nongkrong dan Bikin Konten di Sekitar Stasiun MRT Dukuh Atas

Cerita Remaja Citayam yang Nongkrong dan Bikin Konten di Sekitar Stasiun MRT Dukuh Atas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.