Kompas.com - 23/01/2017, 13:15 WIB
Seorang pria tertabrak bus Transjakarta di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di tengah aksi unjuk rasa simpatisan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/1/2017). Nibras Nada NailufarSeorang pria tertabrak bus Transjakarta di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di tengah aksi unjuk rasa simpatisan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/1/2017).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pedagang air mineral tertabrak bus Transjakarta di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan pada Senin (23/1/2017) siang.

Pedagang yang belum diketahui identitasnya tersebut tertabrak saat akan berjualan di aksi unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) di depan Mapolda Metro Jaya. Lelaki dengan menggunakan baju hitam itu tertabrak saat membawa dua dus air mineral.

Ia ditabrak oleh bus Transjakarta yang melawan arah. Bus tersebut datang dari arah Blok M menuju Monas.

Melihat pedagang itu tertabrak, massa yang sedang berunjuk rasa kaget. Mereka sontak mengerumuni bus tersebut.

Melihat massa seperti itu, para penumpang bus tersebut tampak ketakutan. Massa terus memukul-mukul bus itu dan meminta sopirnya turun.

Beruntung, polisi langsung bergerak cepat mengamankan sopir dari amukan massa.
Salah satu peserta aksi dari atas mobil komando meminta massa untuk menahan diri.

"Tahan kawan-kawan jangan terprovokasi," ujar orator dari atas mobil komando. (Baca: "Kami Akan Bertahan di Sini Sampai Rizieq Keluar")

Pedagang itu langsung dibawa ke mobil ambulans untuk menuju ke rumah sakit. Massa pun dapat dikendalikan amarahnya dan kembali berunjuk rasa.

Massa FPI berunjuk rasa untuk mengawal pemeriksaan dari pimpinan FPI, Rizieq Shihab.
Rizieq diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah.

Rizieq sudah tiba di Mapolda Metro Jaya pada pukul 11.00 WIB. Ia datang dengan menumpangi mobil Pajero Sports berwarna putih berpelat nomor B 1 FPI.

Kompas TV Penyelidikan Kasus Rizieq soal Gambar Palu Arit
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Megapolitan
Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Megapolitan
Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Megapolitan
Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki 'Begal' oleh Pemuda Mabuk

Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki "Begal" oleh Pemuda Mabuk

Megapolitan
Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Megapolitan
Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Megapolitan
Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Megapolitan
4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Megapolitan
Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Megapolitan
Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.