Sandiaga Berharap Pasar Senen Dibangun Aman dari Bencana

Kompas.com - 23/01/2017, 18:00 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari peristiwa kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017). Kebakaran yang terjadi sejak pukul 04.30 WIB itu diduga karena korsleting listrik di lantai satu Blok III dan masih dalam penanganan petugas yang mengerahkan sedikitnya 50 unit mobil pemadam kebakaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Senen beberapa waktu kemarin mengalami kebakaran hebat. Calon wakil gubernur DKI Sandiaga Uno menilai ke depannya pembangunan Pasar Senen harus profesional, mengingat pasar tersebut sudah beberapa kali terbakar, ia ingin agar Pasar Senen aman untuk menghadapi bencana.

"Pasar Senen ini harus dibangun sangat profesional dan sangat mendengarkan kajian-kajian rekayasa yang baik, sirkulasi udara baik, pengamanan terhadap bencana, dan manajemen yang potensial," kata Sandiaga, usai acara sebuah talk show di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017).

Pria yang juga Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) itu berharap, pengelolaan Pasar Senen nantinya bisa lebih baik.

"Banyak kok pasar tradisional yang sekarang dikelola baik, saya berharap Pasar Senen juga dikelola baik," ujar Sandiaga. (Baca: Pedagang Pasar Senen Antre untuk Dapatkan Kios Sementara di Blok V)

Dirinya menyatakan keprihatinan dengan musibah kebakaran di Pasar Senen. Sandiaga mengklaim, menurunkan tim dari APPSI untuk mendata pedagang di pasar tersebut yang butuh bantuan pihaknya.

"Kami langsung menggerakan teman-teman dari APPSI untuk memetakan siapa saja yang butuh bantuan dan kami akan olah itu untuk bantu mereka," ujar Sandiaga.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFidel Ali

Terkini Lainnya

15 Camat Dikawal Super Hero 'Avengers' Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

15 Camat Dikawal Super Hero "Avengers" Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Regional
Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Regional
Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Regional
Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Megapolitan
Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Internasional
Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Nasional
Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Internasional
Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Regional
'Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa'

"Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa"

Regional
KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

Megapolitan
Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Internasional
Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Megapolitan
DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

Megapolitan
Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan 'Vlog Idiot' Ahmad Dhani

Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan "Vlog Idiot" Ahmad Dhani

Regional

Close Ads X