Ahok Contek Tokyo Bangun Fasilitas Ramah Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 23/01/2017, 18:25 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mengunjungi kebon salak, di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mengunjungi kebon salak, di kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membangun fasilitas umum yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Dalam membangun fasilitas itu, kata Basuki, Pemprov DKI Jakarta mencontek fasilitas di Tokyo.

"Kami standarnya contek Tokyo nih," kata Ahok, di Balekambang, Condet, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017).

(Baca juga: Ahok: Hebat Ya, Masih Ada Kebun Salak Ternyata di Jakarta )

Salah satu fasilitas umum yang dibangun ramah penyandang disabilitas adalah trotoar. Di semua trotoar, kata dia, ada guiding blocks atau blok penuntun berwarna kuning.

Guiding blocks tersebut berfungsi sebagai penuntun bagi penyandang disabilitas untuk berjalan di trotoar.

Menurut Ahok, masih banyak guiding blocks di trotoar yang menabrak pohon, tiang, dan lain-lain.

Selain itu, setiap ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) dilengkapi dengan toilet yang bisa digunakan penyandang disabilitas berkursi roda.

"Kami juga pengin semua lampu penyeberangan itu ada suara, karena buat yang tunanetra enggak bisa lihat, itu mesti ada suara. Mau selesai lampu hijaunya, detiknya makin kencang," kata Ahok.

(Baca juga: Kampanye di Balekambang, Ahok Jelaskan soal Pembebasan BPHTB)

Ia menargetkan, pembangunan fasilitas umum ramah penyandang disabilitas itu rampung pada tahun 2018 mendatang.

"Saya harap untuk yang (trotoar) jalan utama (selesai) tahun 2018. Ketika ASIAN Games, atletnya datang, dia sudah lihat Jakarta enggak bedalah sama Tokyo," kata Ahok.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keberatan Tuntutan Jaksa, Vanessa Angel Minta Tak Dipenjara agar Bisa Dekat Anak

Keberatan Tuntutan Jaksa, Vanessa Angel Minta Tak Dipenjara agar Bisa Dekat Anak

Megapolitan
ASN Pemprov DKI Diimbau Tak Bepergian ke Luar Kota Selama Libur Panjang

ASN Pemprov DKI Diimbau Tak Bepergian ke Luar Kota Selama Libur Panjang

Megapolitan
Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Meningkat 15 Persen Saat Libur Panjang

Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Meningkat 15 Persen Saat Libur Panjang

Megapolitan
Anies Ingin Pelajar Ikut Bahas Permasalahan Bangsa seperti Isu UU Cipta Kerja

Anies Ingin Pelajar Ikut Bahas Permasalahan Bangsa seperti Isu UU Cipta Kerja

Megapolitan
Cegah Pelajar Ikut Demo, Polda Metro Panggil Kepala Sekolah Se-Jabodetabek

Cegah Pelajar Ikut Demo, Polda Metro Panggil Kepala Sekolah Se-Jabodetabek

Megapolitan
25 Rumah di Belakang Senayan City Terbakar, Diduga akibat Korsleting

25 Rumah di Belakang Senayan City Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Melukai Seorang Ibu di JPO TB Simatupang, Perampok Ditangkap Warga

Melukai Seorang Ibu di JPO TB Simatupang, Perampok Ditangkap Warga

Megapolitan
Libur Panjang, Simak Persyaratan Dokumen Perjalanan yang Perlu Disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta

Libur Panjang, Simak Persyaratan Dokumen Perjalanan yang Perlu Disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Sekel Gondangdia Terkejut Temukan Ular Sanca 2 Meter di Kolong Meja Ruangannya

Sekel Gondangdia Terkejut Temukan Ular Sanca 2 Meter di Kolong Meja Ruangannya

Megapolitan
Pemprov DKI Hanya Mampu Awasi Ruang Publik, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan di Rumah

Pemprov DKI Hanya Mampu Awasi Ruang Publik, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan di Rumah

Megapolitan
Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Bunuh PSK yang Disewanya di Bekasi, Seorang Pria Ditangkap

Megapolitan
Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Libur Panjang, Penumpang Kereta Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Jelang Libur Panjang, Anies Imbau Warga Tak Copot Masker Saat Kumpul Keluarga

Megapolitan
Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Pemkot Depok Akan Sediakan Lebih dari 1.600 Titik Wifi Gratis di Setiap RW untuk Belajar Online

Megapolitan
2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

2 Pencari Suaka Asal Afganistan Positif Covid-19, Puluhan WNA Lain Akan Dites Swab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X