Gaji "Pasukan Oranye" Tahun 2017 Dipastikan Rp 3,3 Juta, Bukan Rp 4 Juta

Kompas.com - 23/01/2017, 20:20 WIB
Petugas PPSU yang masih bekerja ketika di hari pertama Lebaran Rabu (6/7/2016). KOMPAS.COM/DAVID OLIVER PURBAPetugas PPSU yang masih bekerja ketika di hari pertama Lebaran Rabu (6/7/2016).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com — Gaji bulanan yang akan diterima petugas pemeliharaan prasarana dan sarana umum (P3SU) atau yang sering disebut "pasukan oranye" untuk tahun 2017 ini ternyata bukan Rp 4 juta, melainkan Rp 3,3 juta. Jumlah itu menyesuaikan dengan besaran upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2017.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yosi mengatakan, besaran gaji yang sesuai UMP telah mengacu koefisien sesuai dengan pekerjaannya.

"Jadi (gajinya) UMP di sistem Rp 3,37 juta," kata Yosi kepada Kompas.com, Senin (23/1/2017) petang.

Keterangan dari Yosi itu untuk mengklarifikasi pengakuan salah seorang mantan anggota pasukan oranye bernama Nedi Herawan. Nedi merupakan salah satu anggota pasukan oranye asal Kelurahan Jatinegara yang kontraknya tak diperpanjang karena dinilai tak lolos seleksi.

Saat berunjuk rasa ke Balai Kota, pekan lalu, Nedi menyebut besaran gaji yang akan diterima pasukan oranye untuk tahun ini adalah Rp 4 juta. (Baca: "Giliran Gaji Pasukan Oranye Jadi Rp 4 Juta, Kami Dibuang...")

Namun, saat Kompas.com menemui para anggota pasukan oranye di Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017) pagi, mereka menyebut gaji yang akan mereka terima tahun ini adalah Rp 3,3 juta, bukan Rp 4 juta, seperti yang diucapkan Nedi.

Keterangan para anggota pasukan oranye Kelurahan Jatinegara dibenarkan oleh sekretaris kelurahan, Ani Kurniani.

"Jadi tahun kemarin Rp 3,1 juta, tahun ini naik jadi Rp 3,3 juta," kata Ani saat ditemui di kantor Kelurahan Jatinegara. (Baca: Mereka yang Meninggalkan Pekerjaan Lamanya demi Gaji "Pasukan Oranye")

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

Megapolitan
Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Megapolitan
BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Megapolitan
[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X