Oknum di Kelurahan Pondok Labu Terbukti Lakukan Pungli terhadap PHL

Kompas.com - 24/01/2017, 06:38 WIB
Sejumlah PHL dari Kecamatan Johar Baru mendatangi Balai Kota. Mereka mengadu kepada Plt Gubernur DKI Sumarsono karena kontrak mereka tak lagi diperpanjang, Selasa (17/1/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaSejumlah PHL dari Kecamatan Johar Baru mendatangi Balai Kota. Mereka mengadu kepada Plt Gubernur DKI Sumarsono karena kontrak mereka tak lagi diperpanjang, Selasa (17/1/2017)
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Seorang oknum dari Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, terbukti melakukan pungutan liar terhadap pegawai harian lepas (PHL). Oknum tersebut memiliki jabatan sebagai kepala seksi sarana dan prasarana dan berinisial MS.

Informasi tersebut merupakan temuan dari tim pencari fakta perekrutan PHL di Jakarta.

"Kami sudah investigasi dan terbukti bahwa MS meminta uang Rp 400.000 terhadap masing-masing PHL," ujar Kepala Inspektorat DKI Jakarta, Zainal, ketika dihubungi, Senin (23/1/2017).

(Baca: Apa Perbedaan Perekrutan PHL Dulu dan Sekarang?)

Berdasarkan temuan tim pencari fakta, ada lima PHL yang dmintai uang oleh MS. Total uang yang diambil MS adalah sebesar Rp 2 juta.

Zainal menjelaskan, kelima PHL tersebut diimingi bisa melanjutkan kontrak jika membayar sejumlah uang tersebut.

Meski sudah memberi uang kepada MS, ternyata tidak semua PHL diterima kembali dan dilanjutkan kontraknya.

Zainal mengatakan ada satu orang yang tidak memenuhi syarat. Satu orang itu tidak bisa kembali bekerja meski sudah memberi uang kepada MS.

Zainal menegaskan Inspektorat tidak akan membiarkan praktik pungli terjadi. Pihaknya sudah merekomendasikan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI untuk melakukan pembebasan jabatan MS.

Tidak hanya itu, Inspektorat masih menelusuri aliran uang tersebut untuk mencari kemungkinan keterlibatan oknum lain. Lurah, sekretaris lurah, hingga panitia perekrutan PHL sedang diperiksa.

"Sedangkan untuk uang Rp 2 juta yang dipungut MS, sudah dikembalikan kepada lima orang PHL itu," ucap Zainal.

(Baca: Ada Surat Edaran Sekda DKI, PHL 2017 Hanya Dikontrak Tiga Bulan)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Tahap I Capai 99 Persen

Megapolitan
Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Seorang Siswa SMPN 85 Jakarta Positif Covid-19, 30 Teman Sekelasnya Dites PCR

Megapolitan
37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

37 Pasien Covid-19 yang Jalani Isoman di Krukut Sembuh, Kasus Baru Bertambah 26

Megapolitan
Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Nomor RF Diperketat, Wajib Rekomendasi dari Propam hingga Dirjen

Penerbitan dan Perpanjangan Pelat Nomor RF Diperketat, Wajib Rekomendasi dari Propam hingga Dirjen

Megapolitan
Saat Teriakan hingga Bunyi Peluit Gagal Selamatkan Mahasiswi UI dari Sambaran KRL di Pondok Cina

Saat Teriakan hingga Bunyi Peluit Gagal Selamatkan Mahasiswi UI dari Sambaran KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Klaster SMAN 4 Jakarta, 5 Siswa yang Terpapar Covid-19 Tak Alami Gejala Apa Pun

Klaster SMAN 4 Jakarta, 5 Siswa yang Terpapar Covid-19 Tak Alami Gejala Apa Pun

Megapolitan
5.000 Lansia Telah Divaksin Booster di RSUI Depok

5.000 Lansia Telah Divaksin Booster di RSUI Depok

Megapolitan
Cerita Warga Korban Banjir di Jurumudi, Dapat Bantuan 2 Bungkus Makanan untuk 5 Orang

Cerita Warga Korban Banjir di Jurumudi, Dapat Bantuan 2 Bungkus Makanan untuk 5 Orang

Megapolitan
Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Booster di Jakarta

Lengkap! Ini Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Booster di Jakarta

Megapolitan
Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Polda Metro Ancam Tidak Akan Perpanjang Pelat Khusus RF, Ini Penyebabnya...

Megapolitan
Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Korban Tak Melapor, Polsek Koja Cari Informasi soal Upaya Pembegalan di Plumpang

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir akibat Curah Hujan Tinggi

Megapolitan
Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Habis Bunuh Istrinya di Duren Sawit, Pelaku Menangis Pura-pura Tak Tahu Kejadian

Megapolitan
Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Anies Tertawa Tanggapi Aksi Giring Terperosok Lumpur di Sirkuit Formula E

Megapolitan
Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Diduga Alami Kebocoran Gas, Dapur Restoran Bebek Kaleyo Kalimalang Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.