Kompas.com - 25/01/2017, 12:15 WIB
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri memintai keterangan teknisi Gedung Pasar Senen sebelum memulai olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (25/1/2017). Kahfi Dirga CahyaTim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri memintai keterangan teknisi Gedung Pasar Senen sebelum memulai olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (25/1/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri meminta keterangan teknisi Gedung Pasar Senen sebelum olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi kebakaran, Rabu (25/1/2017).

Ada tiga orang yang dimintai keterangan, yakni satu kepala teknisi dan dua staf teknisi.

Sementara Tim Puslabfor berjumlah enam orang yang dipimpin AKBP Suparmono. Pemeriksaan itu dilakuan di bawah tenda di halaman Pasar Senen.

Pantauan Kompas.com, Puslabfor meminta keterangan soal instalasi listrik Pasar Senen secara keseluruhan. Adapun dalam pemeriksaan itu juga terlihat ada denah Pasar Senen.

(Baca: Semangat Berdagang Pedagang Pasar Senen Tak Akan Padam)

Sebelum meminta keterangan teknisi, Suparmono mengatakan bahwa dia mencari cetak biru instalasi listrik, bangunan, hingga tata letak barang di Pasar Senen.

Dia tak menjelaskan rinci dan hanya menjelaskan akan melakukan olah TKP kembali setelah pada olah TKP pada Senin (23/1/2017) dihentikan karena masih ada bara api di beberapa tempat di Pasar Senen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang kami fokuskan yang belum (disambangi olah TKP)," kata Suparmono.

Hingga pukul 12.00 WIB, Puslabfor masih meminta keterangan teknisi pasar. Olah TKP belum dilakukan.

Kompas TV Polisi Olah TKP Kebakaran Pasar Senen
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.