Alasan Sumarsono Ajak SKPD ke Yogyakarta hingga Gelar Lomba Paduan Suara

Kompas.com - 25/01/2017, 20:45 WIB
Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/1/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAPelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Oktober 2016 lalu, Sumarsono kerap melakukan sejumlah kegiatan yang terkesan menjadi hiburan bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemda DKI.

Pada Januari ini misalnya, Sumarsono mengajak serta pimpinan SKPD untuk melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta.

Meski diselingi dengan rapat di atas kereta, kegiatan itu juga dibumbui hiburan ke tempat-tempat wisata di Yogyakarta.

(Baca juga: Paduan Suara "Revolusi Mental" Gunakan Dana Operasional Sumarsono)

Selain itu, pada Selasa lalu, Sumarsono mengadakan lomba paduan suara yang mengikutsertakan 42 SKPD dan 3 BUMD DKI Jakarta.

Lantas, apa tujuan Soni mengadakan kegiatan itu? Saat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2017), pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan, tujuan kegiatan itu ialah memupuk semangat kerja para SKPD.

Soni yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini menilai, kegiatan yang dilakukan tersebut juga untuk menumbuhkan kerja sama antar-SKPD.

"Jadi semua ini adalah pembinaan, teamwork building. ke Yogyakarta itu juga teamwork building. Lalu bagaimana 30 orang bisa menyanyi bersama dalam nilai seni yang kemudian bagus, itu adalah betul-betul pembinaan," ujar Soni, Rabu (25/1/2017).

(Baca juga: Sumarsono Minta PT Transjakarta Evaluasi Meningkatnya Kecelakaan)

Saat disinggung beda gaya kepemimpinan dia dan Gubernur non-aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Soni mengatakan bahwa karakter setiap orang dalam memimpin itu berbeda.

Soni menyebut gaya kepemimpinannya ialah bagaimana membina para PNS selain menjadi pintar, tetapi juga memiliki kerja sama yang baik.

"Saya kira itu cara saya. Jadi jangan mereka kaya nanti kuli, kerja kaya mesin, semua kerja. sekali-kali harus diajak bersama sama untuk berlatih gotong royong," ujar Soni.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

Megapolitan
1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

Megapolitan
Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Megapolitan
Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Megapolitan
Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Megapolitan
Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Megapolitan
Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Megapolitan
Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

Protokol Kesehatan Kemenkes: Karyawan Diminta Olahraga Bersama dan Berjemur Saat Istirahat Kerja di Kantor

Megapolitan
Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

Jelang Akhir PSBB Jakarta Jilid 3, Tercatat Ada 4.493 Pelanggar di Jakarta Timur

Megapolitan
Sidang Tuntutan Aulia Kesuma, Istri Pembunuh Suami dan Anak Tiri Berlangsung Hari Ini

Sidang Tuntutan Aulia Kesuma, Istri Pembunuh Suami dan Anak Tiri Berlangsung Hari Ini

Megapolitan
PSBB Depok Bisa Berakhir 4 Juni, Jika...

PSBB Depok Bisa Berakhir 4 Juni, Jika...

Megapolitan
Bersiap Hadapi New Normal, Taman Margasatwa Ragunan Siapkan Keset dengan Disinfektan

Bersiap Hadapi New Normal, Taman Margasatwa Ragunan Siapkan Keset dengan Disinfektan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X