Kata Ahok soal Reformasi Birokrasi yang Jadi Tema Debat

Kompas.com - 26/01/2017, 21:58 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ngeteh bersama warga Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ngeteh bersama warga Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengklaim telah menguasai salah satu materi debat publik yang akan diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jumat (27/1/2017) esok.

Materi yang dikuasai Ahok adalah reformasi birokrasi. Ahok mengatakan, saat menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI, ia yang ikut membuat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

(Baca juga: Ahok Mengaku Tak Pernah Simulasi Debat dengan Djarot )

Kata Ahok, Ketua Komisi ASN, Sofyan Effendi, pernah menyebut dua mantan anggota Komisi II DPR RI yang memperjuangkan terbitnya UU ASN adalah Ahok bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Bahkan kami juga sudah menyiapkan supaya pihak swasta bisa jadi ASN dalam pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak," kata Ahok.

Hal itu pula yang membuat terbentuknya Komisi ASN. Dengan demikian, kepala daerah tidak bisa sembarangan memecat pegawainya.

(Baca juga: Sumarsono Berharap Debat Cagub Kedua Lebih Menarik dari Debat Pertama)

Dalam mengganti pejabat atau pegawai, kata dia, harus ada indikatornya.

"Kalau kami mengatakan (kinerja) Lurah enggak baik, ada kartunya. Kami mengatakan pejabat ini enggak sesuai, ada rapornya," kata Ahok.

Rencananya, debat kedua akan dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat. Tema pada debat esok adalah reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta penataan kawasan perkotaan.

Presenter Tina Talisa dan akademisi Eko Prasodjo akan menjadi moderator debat publik kedua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
Kata Partygoers soal Penolakan Sekelompok Massa Terhadap DWP di Jakarta

Kata Partygoers soal Penolakan Sekelompok Massa Terhadap DWP di Jakarta

Megapolitan
Berkunjung ke Kebun Belimbing yang Masih Tersisa di Kota Belimbing Depok...

Berkunjung ke Kebun Belimbing yang Masih Tersisa di Kota Belimbing Depok...

Megapolitan
Rusunami DP 0 Rupiah Sepi, Anggota DPRD DKI Minta BI Checking Dipermudah

Rusunami DP 0 Rupiah Sepi, Anggota DPRD DKI Minta BI Checking Dipermudah

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tertangkap, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Penjambret HP di Kota Tua Tertangkap, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Ular Kobra Berkeliaran di Lingkungan Rumah, Warga Duren Sawit Resah

Ular Kobra Berkeliaran di Lingkungan Rumah, Warga Duren Sawit Resah

Megapolitan
PDI-P Dapat Dana Bantuan Parpol Rp 6,68 Miliar dari Pemprov DKI, Akan Dipakai untuk Apa?

PDI-P Dapat Dana Bantuan Parpol Rp 6,68 Miliar dari Pemprov DKI, Akan Dipakai untuk Apa?

Megapolitan
Garuda Indonesia Akui Insiden Pesawat Berhadapan Karena Kesalahan Pilot

Garuda Indonesia Akui Insiden Pesawat Berhadapan Karena Kesalahan Pilot

Megapolitan
Insiden Dua Pesawat Garuda Nyaris Tabrakan, Pilot Diduga Kerja Overtime

Insiden Dua Pesawat Garuda Nyaris Tabrakan, Pilot Diduga Kerja Overtime

Megapolitan
Anggota DPR Minta Penangguhan Penahanan untuk Lutfi Alfian agar Tidak Gaduh

Anggota DPR Minta Penangguhan Penahanan untuk Lutfi Alfian agar Tidak Gaduh

Megapolitan
Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka untuk Pengunjung, Pengelola Diminta Antisipasi Tumpukan Antrean

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka untuk Pengunjung, Pengelola Diminta Antisipasi Tumpukan Antrean

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X