Transjakarta Belum Bisa Layani Rute Bogor, Subsidinya Terlalu Besar

Kompas.com - 27/01/2017, 14:31 WIB
Bus transjakarta melintas di busway di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016). Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan akan menilang dan mendenda bagi kendaraan umum yang menerobos jalur bus transjakarta mulai hari ini. Hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berpelat RI. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGBus transjakarta melintas di busway di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2016). Pemprov DKI Jakarta telah mencanangkan akan menilang dan mendenda bagi kendaraan umum yang menerobos jalur bus transjakarta mulai hari ini. Hanya kendaraan tertentu yang boleh melintas, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil dinas berpelat RI.
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus transjakarta belum bisa melayani penumpang hingga ke wilayah Bogor, Jawa Barat. Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, sebabnya adalah perusahaan harus memberikan subsidi cukup besar jika harus mengoperasikan bus hingga ke Bogor.

"Sekarang yang berjalan di pasaran itu, dari Bogor ke Jakarta tarifnya sekitar RP 20.000 per orang sekali angkut," kata Joseph kepada Kompas.com, Jumat (27/1/2017).

Jika menghitung tarif bolak-balik, PT Transjakarta harus beri subsidi sebesar Rp 40.000.

Joseph mengatakan bahwa itu baru berdasarkan perhitungan kasar, bisa saja subsidi yang diberikan lebih besar. Selain itu, sistem layanan bus transjakarta berbeda dengan bus lainnya. Joseph mengatakan bus transjakarta terikat dengan standar layanan perusahaan. Bus transjakarta tidak bisa ngetem untuk mencari penumpang. Bus harus terus melaju meski dalam keadaan kosong penumpang.

Selain itu, jarak antara Jakarta dan Bogor jauh. Joseph mengatakan, jarak yang jauh akan berpengaruh kepada jumlah bus yang harus disediakan. Semakin jauh, transjakarta harus menyiapkan bus lebih banyak.

"Jumlah bus yang diperlukan jadi banyak karena kan kami ada komitmen berangkat harus tiap 15 menit, ada atau tidak ada penumpang kita harus sediakan busnya dan itu biayanya tinggi," ujar Joseph.

Hal itu berbeda dengan bus tujuan Bekasi. Joseph mengatakan jarak antara Bekasi dan Jakarta lebih dekat dari Jakarta ke Bogor. Jumlah bus yang diperlukan tidak sebanyak Bogor.

Joseph juga mengatakan bahwa saat ini PT Kereta Commuter Jakarta sedang memperbaiki pelayanan dengan menambah jumlah gerbong mereka. Dengan demikian, transportasi berbasis rel bisa lebih murah ketimbang transportasi berbasis jalan raya. Dambaknya, bus transjakarta bisa jadi hanya sebagai prioritas kedua.

Pertimbangan-pertimbangan itu membuat PT Transjakarta belum bisa melayani pelanggan hingga Bogor.

Daerah luar Jakarta yang sudah dilayani oleh bus transjakarta adalah Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tangerang, Karawaci, Serpong, Ciputat, dan Depok.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Ingin Kelabui Polisi, Pembunuh WN Nigeria Membotaki Kepala Saat Kabur

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

UPDATE 27 Oktober: Bertambah 781, Kasus Covid-19 di Jakarta Capai 102.678

Megapolitan
Depresi Suaminya 2 Bulan Tak Pulang, Perempuan Hamil Coba Bunuh Diri di Gambir

Depresi Suaminya 2 Bulan Tak Pulang, Perempuan Hamil Coba Bunuh Diri di Gambir

Megapolitan
JPO Halte Kramat Cilandak Timur Rawan Jambret, Warga Mengaku Takut Menyeberang Lewat Jembatan

JPO Halte Kramat Cilandak Timur Rawan Jambret, Warga Mengaku Takut Menyeberang Lewat Jembatan

Megapolitan
Lebih dari 3.000 Ojol dan Opang Masih Nekat Berkumpul Saat Tunggu Penumpang

Lebih dari 3.000 Ojol dan Opang Masih Nekat Berkumpul Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Pria Panjat Pohon Sambil Pamer Kemaluan di Depok Dievakuasi ke Rumah Singgah Beji

Pria Panjat Pohon Sambil Pamer Kemaluan di Depok Dievakuasi ke Rumah Singgah Beji

Megapolitan
WN Nigeria Tewas Ditusuk Temannya Setelah Cekcok Taruhan Game Playstation

WN Nigeria Tewas Ditusuk Temannya Setelah Cekcok Taruhan Game Playstation

Megapolitan
Gedung PLN Gambir, Saksi Bisu Cikal-bakal Hari Listrik Nasional

Gedung PLN Gambir, Saksi Bisu Cikal-bakal Hari Listrik Nasional

Megapolitan
Hujan Deras di Jakarta Selasa Sore, 4 RT dan 7 Jalan Tergenang Banjir

Hujan Deras di Jakarta Selasa Sore, 4 RT dan 7 Jalan Tergenang Banjir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Izinkan Bioskop Kembali Beroperasi Pekan Ini

Pemkot Bekasi Izinkan Bioskop Kembali Beroperasi Pekan Ini

Megapolitan
Pria di Depok Panjat Pohon Sambil Teriak-teriak, Gigit Dahan, hingga Pamer Alat Kelamin

Pria di Depok Panjat Pohon Sambil Teriak-teriak, Gigit Dahan, hingga Pamer Alat Kelamin

Megapolitan
Polres Bandara Soekarno-Hatta Dalami Motif Mantan Polisi Selundupkan Amunisi Senjata Api

Polres Bandara Soekarno-Hatta Dalami Motif Mantan Polisi Selundupkan Amunisi Senjata Api

Megapolitan
Polda Metro Jaya Buat 16 Pos Pengamanan Saat Libur Panjang

Polda Metro Jaya Buat 16 Pos Pengamanan Saat Libur Panjang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan 2.999 Personel untuk Antisipasi Libur Panjang

Polda Metro Jaya Siapkan 2.999 Personel untuk Antisipasi Libur Panjang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X