Jadwal Ahok Temui Warga di Rumah Lembang Diubah Jadi Setiap Sabtu

Kompas.com - 30/01/2017, 06:09 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ngeteh bersama warga Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaCalon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ngeteh bersama warga Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Jadwal calon gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menemui warga di Rumah Lembang diubah menjadi setiap Sabtu.

Sebelumnya, Basuki menerima warga di Rumah Lembang setiap Rabu. Karena perubahan jadwal ini, Rumah Lembang akan kembali dibuka pada pada 4 Februari 2017.

"Iya memang (agenda Ahok bertemu warga) dipindah ke Sabtu. Karena hari Sabtu biasanya hanya dipakai untuk menghadiri kondangan," kata juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat, Raja Juli Antoni, kepada Kompas.com, Senin (30/1/2017).

(Baca juga: Saat "Bintang" Beramai-ramai Datangi Rumah Lembang)


Sama seperti sebelumnya, Ahok akan menerima warga mulai pukul 08.30. Pria yang akrab disapa Toni itu menyampaikan, perubahan jadwal pertemuan ini merupakan hasil kesepakatan tim pemenangan dengan Ahok maupun Djarot.

"Mungkin ini baik juga bagi yang bekerja weekdays. Jadi punya kesempatan ketemu (Ahok-Djarot saat) libur," kata Toni.

Dalam dua minggu terakhir jelang pemilihan pada 15 Februari 2017, Ahok-Djarot akan mengintensifkan blusukan menemui warga.

(Baca juga: Pencipta Aplikasi Qlue Temui Ahok di Rumah Lembang)

Pada hari Rabu yang sebelumnya diisi dengan menemui warga di Rumah Lembang, Ahok ke depannya akan mengisi hari Rabu-nya itu untuk blusukan.

"Pak Ahok juga lebih pengin lihat progress pembangunan dan ketemu warga," kata Toni.

Adapun Rumah Lembang merupakan markas pemenangan Ahok-Djarot. Rumah Lembang biasa dipergunakan Ahok-Djarot untuk menemui, menerima aduan, dan berfoto-foto bersama warga. Selain itu, Rumah Lembang biasa dipergunakan untuk diskusi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X