Kompas.com - 30/01/2017, 16:15 WIB
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dalam konferensi pers program Santai Sore Anies Sandi di Waroeng Sunda, Jakarta Barat, Senin (30/1/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRaffi Ahmad dan Nagita Slavina dalam konferensi pers program Santai Sore Anies Sandi di Waroeng Sunda, Jakarta Barat, Senin (30/1/2017).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan, menerima dukungan dari pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pada Senin (30/1/2017).

Dukungan dari kalangan selebriti ini dianggap Anies akan berdampak besar pada penambahan suara tanggal 15 Februari 2017 nanti.

Meski begitu, Anies enggan disamakan dengan calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang sudah lebih dulu menerima dukungan sejumlah selebriti selama masa kampanye.

"Kami ingin menunjukkan, Raffi dan Gigi (sapaan Nagita) datang ke sini sebagai warga, sebagai keluarga muda yang relevan dengan program kami," kata Anies pada konferensi pers di rumah makan kawasan Jakarta Barat.

Menurut Anies, makna dukungan Raffi dan Nagita bukan sekadar perwakilan dari selebriti, melainkan sebagai sesama warga yang membutuhkan perubahan di Jakarta melalui program usungan dia bersama pasangannya, Sandiaga Uno.

"Jadi relevansinya ada. Kami tidak mau sekadar mengumpulkan orang-orang terkenal, tapi kami ingin mereka yang punya kepedulian sosial dan bersedia untuk mendukung kami," kata Anies.

Secara terpisah, Raffi mengungkapkan dukungan dari dirinya dan istri tidak memakai status sebagai selebriti, melainkan sebagai warga biasa yang hidup dan mencari peruntungan di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia juga menekankan pentingnya memakai hak suara pada Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

"Jangan golput, pilih yang benar-benar kita yakini, sesuai dengan hati nurani. Ini kan soal cocok-cocokkan, saya pribadi dengan Mas Anies merasa cocok" ujar Raffi.

Kompas TV Anies-Sandi Gelar Kampanye Akbar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

Megapolitan
Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.