Kompas.com - 30/01/2017, 19:59 WIB
Kondisi Terminal Pulogebang masih sepi dari arus balik. Diperkirakan puncak arus balik mudik Lebaran melalui terminal ini terjadi pada akhir pekan ini. Jumat (8/7/2016). Kompas.com/Robertus BelarminusKondisi Terminal Pulogebang masih sepi dari arus balik. Diperkirakan puncak arus balik mudik Lebaran melalui terminal ini terjadi pada akhir pekan ini. Jumat (8/7/2016).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, pihaknya siap mengoperasikan secara penuh bus Transjakarta dengan rute Terminal Pulogebang, Jakarta Timur.

Hal itu disampaikan Budi menanggapi keluhan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyebut minimnya moda angkutan penunjang atau feeder dari dan menuju Terminal Pulogebang.

Budi mengatakan, pengoperasian bus Transjakarta secara penuh segera dilakukan asalkan Kemenhub membuat aturan yang mampu menarik keramaian di terminal tersebut.

"Kami siap apapun yang diinginkan asal regulasi menunjang," ujar Budi, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (30/1/2017).

(Baca: Transjakarta Ingin Buka Rute ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim)

Budi mengatakan, rute terminal Pulogebang menjadi kantong penumpang bagi bus Transjakarta. Saat ini sebanyak 20 bus Transjakarta telah dioperasikan menuju Terminal Pulogebang.

Rute yang telah dibuka yaitu rute Pulogadung-Rawamangun-Pulogebang, Kampung Melayu-Pulogebang, dan rute Pulogebang-Bekasi.

Budi menuturkan, tiap 15 menit bus menuju Terminal Pulogebang tersedia di setiap halte. Pengoperasian bus Transjakarta di Terminal Pulogebang telah dimulai sejak Mei 2016.

"Tinggal bikin policy supaya Pulogebang semakin ramai dan kami siap melakukannya," ujar Budi.

(Baca: Transjakarta Rute Bekasi-Pulogebang Diuji Coba)

Saat meninjau Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Minggu (29/1/2017), Budi Karya Sumadi mengeluhkan minimnya moda angkutan penunjang ke Terminal Pulogebang. Budi juga mengeluh karena masih ada PO yang belum berani pindah ke Terminal Pulogebang karena khawatir tidak mendapat penumpang.

Saat ini baru 70 dari 120 PO yang telah pindah ke Terminal Pulogebang. Budi memberikan waktu hingga 5 Februari kepada 50 perusahaan otobus (PO) untuk memulai pengoperasian bus di Terminal Pulogebang.

Kompas TV Menhub Tegur Dishub DKI Soal Terminal Pulogebang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Megapolitan
Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Megapolitan
Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Megapolitan
Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki 'Begal' oleh Pemuda Mabuk

Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki "Begal" oleh Pemuda Mabuk

Megapolitan
Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Megapolitan
Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Megapolitan
Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Megapolitan
4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Megapolitan
Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Megapolitan
Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.