Kompas.com - 31/01/2017, 14:17 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana menyoroti latar belakang politik Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin. Anggota tim kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna mengatakan, akan mempertanyakan hal ini dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama oleh Ahok pada Selasa (31/1/2017) ini.

"Kalau kami lihat profilnya Pak Ma'ruf Amin ini kan juga politisi, dia pernah (jadi anggota) di PPP (Partai Persatuan Pembangunan), Dewan Syuro PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), kemudian rehat sebentar. Soal profil ini tentu akan kami pertanyakan," kata Sirra, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Ia berharap, Ma'ruf memberi kesaksian dengan objektif. Sirra mengatakan, banyak foto antara pengurus MUI dengan pesaing Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 yang tersebar di media sosial.

"Ini yang akan kami dalami sebagai motif MUI melahirkan sebuah sikap keagamaan dengan cepat," kata Sirra.

Saat ini, persidangan masih diskors untuk makan siang. Kuasa hukum berencana menanyakan hal itu pada kesaksian lanjutan Ma'ruf.

Dalam kesaksian Ma'ruf, dia lebih banyak menjelaskan mengenai terbitnya pendapat dan sikap keagamaan MUI yang menyatakan Ahok telah menghina Al-Quran dan ulama.

"Apakah MUI itu telah mengeluarkan keputusan atau fatwa tentang surat Al-Maidah yang menyatakan haram hukumnya masyarakat dipimpin dari golongan Non Muslim, itu yang saya sebut sebagai proses jumping conculation, kesimpulan yang melompat. Harus ditetapkan dulu dalam suatu fatwa," kata Sirra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bikin 'Prank' Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Bikin "Prank" Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Megapolitan
Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Megapolitan
Bakal Direlokasi Karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Bakal Direlokasi Karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Megapolitan
'Nge-prank' Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

"Nge-prank" Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

Megapolitan
11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

Megapolitan
Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena 'Prank' Polisi soal KDRT…

Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena "Prank" Polisi soal KDRT…

Megapolitan
'Nge-Prank' Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

"Nge-Prank" Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

Megapolitan
Bikin Konten 'Prank' KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Bikin Konten "Prank" KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Megapolitan
Tak Hanya Ditegur, Pelanggar Lalu Lintas Diberi Helm hingga Sembako Saat Operasi Zebra Jaya 2022

Tak Hanya Ditegur, Pelanggar Lalu Lintas Diberi Helm hingga Sembako Saat Operasi Zebra Jaya 2022

Megapolitan
Pidanakan Baim Wong!

Pidanakan Baim Wong!

Megapolitan
Dideklarasikan Jadi Capres dari Nasdem, Anies: Saat Ini Masih Fokus untuk Jakarta

Dideklarasikan Jadi Capres dari Nasdem, Anies: Saat Ini Masih Fokus untuk Jakarta

Megapolitan
Baim Wong-Paula Temui Polisi yang Mereka 'Prank' Laporan KDRT, Petugas: Minta Maaf ke Kapolsek Saja

Baim Wong-Paula Temui Polisi yang Mereka "Prank" Laporan KDRT, Petugas: Minta Maaf ke Kapolsek Saja

Megapolitan
Diserahkan ke Kejari Bekasi, Pemimpin Khilafatul Muslimin Ucapkan Takbir

Diserahkan ke Kejari Bekasi, Pemimpin Khilafatul Muslimin Ucapkan Takbir

Megapolitan
Soal Jadi Anggota Partai NasDem atau Tidak, Anies: Kita Lihat Nanti

Soal Jadi Anggota Partai NasDem atau Tidak, Anies: Kita Lihat Nanti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.