Kompas.com - 31/01/2017, 17:09 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dilanjutkan untuk mendengar kesaksian dari Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Dahliah Umar, Selasa (31/1/2017).

Dahliah merupakan saksi kedua yang mulai memberi kesaksian sekitar pukul 16.30. Sebelumnya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin memberi kesaksian mulai pukul 09.00-16.00.

(Baca: Komisi Hukum MUI Sebut Jaksa dan Hakim Sidang Ahok Tidak Manusiawi)

Jaksa penuntut umum (JPU) sempat akan mengajukan Ibnu Baskoro sebagai saksi pelapor untuk memberi kesaksian terlebih dulu.

Hanya saja, tim kuasa hukum Ahok meminta Dahliah untuk bersaksi terlebih dulu dengan pertimbangan, Dahliah merupakan perempuan.

Selain itu, kuasa hukum Ahok berjanji tidak akan banyak bertanya kepada Dahliah. Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto menyepakati permintaan kuasa hukum Ahok.

"Ini bukan karena perempuan ya. Tapi dari pihak penasihat hukum sudah berjanji untuk tidak lama-lama. Setelah itu baru Ibnu Baskoro yang akan bersaksi," kata Dwiarso, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan.

Selain Dahliah dan Ma'ruf, ada tiga saksi yang akan bersaksi. Yakni Ibnu Baskoro, dan dua warga sipil dari Kepulauan Seribu.

(Baca: Suara Ahok Bergetar Ketika Bantah Satu Per Satu Kesaksian Ketua MUI)

Kompas TV Ahok Jalani Sidang Ke-8 Dugaan Penodaan Agama
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.