Kompas.com - 31/01/2017, 20:57 WIB
Calon  gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menjadi pembicara dalam kegiatab Jakarta Young Voters Festival. Acara ini diikuti pemilih pemula dan diadakan bekerjasama dengan KPUD DKI Jakarta, Selasa (31/1/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaCalon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menjadi pembicara dalam kegiatab Jakarta Young Voters Festival. Acara ini diikuti pemilih pemula dan diadakan bekerjasama dengan KPUD DKI Jakarta, Selasa (31/1/2017)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan niatannya untuk mendirikan tempat kreatif bernama "Kedai Jakarta".

Agus menjelaskan, Kedai Jakarta merupakan sebuah konsep tempat nongkrong bagi warga Jakarta yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat berdiskusi maupun bersosialisasi. Tempat itu, kata Agus, juga akan diisi dengan pedagang kaki lima (PKL) yang menjual makanan khas Betawi serta makanan khas daerah lainnya.

Di tempat itu juga akan disediakan jaringan internet gratis.

"Itu ruang interaksi, tempatnya strategis bisa dijangkau serta ada internetnya. Ada juga untuk seni. Kami ingin buat Jakarta lebih humanis," ujar Agus saat menjadi pembicara di acara Jakarta Young Voters  Festival, Selasa (31/1/2017).

Acara itu diikuti oleh para pemilih pemula dan diadakan bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta. Agus menargetkan sebanyak dua unit Kedai Jakarta bisa dibangun di tiap kecamatan di Jakarta.

Konsep Kedai Jakarta berbentuk kemitraan antara Pemprov DKI Jakarta dengan pelaku usaha. Agus akan melakukan sayembara untuk menentukan desain Kedai Jakarta terbaik.

Menurut dia, sayembara itu merupakan bagian dari partisipasi publik dalam menentukan program yang diambil pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan lakukan sayembara untuk desain Kedai Jakarta untuk merepresentasikan wilayah masing-masing," ujar Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.