4 Februari-11 Agustus, Jalan Fatmawati di Haji Nawi Dipersempit Jadi 3 Meter

Kompas.com - 01/02/2017, 13:23 WIB
Kondisi jalan sementara yang dibangun di Jalan Fatmawati untuk ruas kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017). Jalan sementara dibuat selama berlangsungnya pembangunan stasiun mass rapid transit (MRT) di lokasi tersebut dari mulai 4 Februari-11 Agustus 2017. Alsadad RudiKondisi jalan sementara yang dibangun di Jalan Fatmawati untuk ruas kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017). Jalan sementara dibuat selama berlangsungnya pembangunan stasiun mass rapid transit (MRT) di lokasi tersebut dari mulai 4 Februari-11 Agustus 2017.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Fatmawati, khususnya di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan, akan dipersempit menjadi hanya 3 meter di kedua arah.

Pengerjaan ini akan dimulai dari 4 Februari hingga 11 Agustus 2017. Dipersempitnya Jalan Fatmawati ruas Haji Nawi ini dikarenakan adanya pembangunan stasiun mass rapid transit (MRT) di lokasi tersebut.

"Karena pengejaannya dipercepat, jadi bagian kanan dan kiri langsung dikerjakan sekaligus," kata Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta William Sabandar saat meninjau lokasi, Rabu (1/2/2017).

(Baca juga: Stasiun MRT Lebak Bulus Akan Terhubung ke Halte Transjakarta)

Menurut William, stasiun MRT Haji Nawi akan memiliki panjang 175 meter dan lebar 22 meter.

Stasiun nantinya akan berada tepat di atas jalan. Karena itu, selama pembangunannya, bagian tengah jalan ditutup untuk kegiatan konstruksi.

Sebagai gantinya, akan ada jalan sementara di kedua arah. Masing-masing jalan memiliki lebar 3 meter.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jalan sementara ini diperuntukan untuk akses ke pertokoan. Untuk kendaraan umum juga, khususnya angkot, kopaja, dan metromini," ujar William.

Ia berjanji, Jalan Fatmawati ruas Haji Nawi akan dibuka kembali dengan jumlah lajur yang normal setelah selesainya pembangunan stasiun.

(Baca juga: Kenapa Stasiun MRT Tak Berada Tepat di Bawah Halte Koridor 13?)

Saat ini, jalan sementara di Haji Nawi tampak sudah jadi dan siap digunakan. Jalan sementara itu dibangun di atas lahan yang dulunya menjadi halaman pertokoan di kawasan tersebut.

Lebar jalan sementara terpantau hanya bisa memuat satu mobil dengan satu sepeda motor di sebelahnya, sedangkan area untuk kegiatan konstruksi tampak sudah ditutup dengan pagar seng.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X