Kompas.com - 03/02/2017, 14:03 WIB
Direktur Jenderal Otonomi Daerab Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraDirektur Jenderal Otonomi Daerab Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, dirinya sempat bertemu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Ma'ruf Amin usai Ma'ruf menjadi saksi pada persidangan dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Selasa (30/1/2017) lalu.

Sumarsono mengatakan, pertemuan itu terjadi saat dirinya datang ke ulang tahun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang ke-91. Dalam pertemuan itu, ia sempat berbincang sekaligus berpamitan dengan Ma'ruf karena masa jabatannya sebagai Plt Gubernur DKI akan habis pada 11 Februari ini.

"Saya sudah sowan kemarin malam (Selasa malam). Saya sudah berkunjung dan sudah bertemu. Beliau memberikan pengarahan ya, karena sekaligus saya tentunya di samping silaturahmi sekaligus pamitan. Nitip Jakarta, mudah-mudahan bisa dijaga," ujar Sumarsono di Jakarta Timur, Jumat (3/2/2017).

Sumarsono mengatakan, Ma'ruf merupakan sosok yang ramah. Mereka antara lain berbincang tentang Pilkada DKI. Ma'ruf, kata Sumarsono meminta seluruh pihak termasuk pemerintah dan MUI sama-sama menjaga keamanan jelang Pilkada DKI.

"Beliau sangat baik, sangat bagus, dan beliau ingin Jakarta aman, tenteram. Maka beliau mengatakan ya mari kita jaga bersama. Insya Allah kita doakan bersama pilkada serentak berlangsung aman," ujar Sumarsono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kakek 89 Tahun Dikeroyok hingga Tewas, Keluarga: Ada Pihak yang Memang Ingin Hal Ini Terjadi

Kakek 89 Tahun Dikeroyok hingga Tewas, Keluarga: Ada Pihak yang Memang Ingin Hal Ini Terjadi

Megapolitan
Dicecar soal Dana Pembangunan Lintasan Formula E, Jakpro Sebut Rogoh Duit Korporasi

Dicecar soal Dana Pembangunan Lintasan Formula E, Jakpro Sebut Rogoh Duit Korporasi

Megapolitan
Meski Dilarang Selama PTM, Masih Ada Siswa yang Jajan di Luar Area Sekolah

Meski Dilarang Selama PTM, Masih Ada Siswa yang Jajan di Luar Area Sekolah

Megapolitan
PN Depok Lockdown, Hakim dan Belasan Orang Positif Covid-19

PN Depok Lockdown, Hakim dan Belasan Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub Pastikan Pasokan Minyak Goreng di DKI Jakarta Aman

Wagub Pastikan Pasokan Minyak Goreng di DKI Jakarta Aman

Megapolitan
Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Orang yang Teriaki Korban Maling Jadi Tersangka

Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Orang yang Teriaki Korban Maling Jadi Tersangka

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Sebut 14 Warga Cilandak yang Terpapar Omicron Selesai Jalani Isolasi

Wali Kota Jaksel Sebut 14 Warga Cilandak yang Terpapar Omicron Selesai Jalani Isolasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Konvoi di Tol Andara Ditegur Polisi karena Tak Izin Bikin Dokumentasi

Pengendara Mobil Konvoi di Tol Andara Ditegur Polisi karena Tak Izin Bikin Dokumentasi

Megapolitan
Ada Polisi Saat Kakek 89 Tahun Dikeroyok Massa hingga Tewas, IPW Desak Pemeriksaan oleh Propam

Ada Polisi Saat Kakek 89 Tahun Dikeroyok Massa hingga Tewas, IPW Desak Pemeriksaan oleh Propam

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Meningkat akibat Perjalanan Domestik

Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Meningkat akibat Perjalanan Domestik

Megapolitan
57 Siswa Terpapar Covid-19 di Jaksel, 22 Sekolah Ditutup Sementara

57 Siswa Terpapar Covid-19 di Jaksel, 22 Sekolah Ditutup Sementara

Megapolitan
Anies Belum Mau Bicara Deklarasi Capres, Pengamat: Strategi Raih Simpati Publik dan Parpol

Anies Belum Mau Bicara Deklarasi Capres, Pengamat: Strategi Raih Simpati Publik dan Parpol

Megapolitan
F-PKS DPRD DKI Sebut Pemindahan Ibu Kota Akan Berdampak pada Perekonomian di Jakarta

F-PKS DPRD DKI Sebut Pemindahan Ibu Kota Akan Berdampak pada Perekonomian di Jakarta

Megapolitan
SMAN 6 Belum Bisa Gelar Tracing Usai Temuan Kasus Covid-19, Ini Alasannya...

SMAN 6 Belum Bisa Gelar Tracing Usai Temuan Kasus Covid-19, Ini Alasannya...

Megapolitan
Bela Anies, Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Kritikan Giring Tak Pakai Nalar

Bela Anies, Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Kritikan Giring Tak Pakai Nalar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.