Kompas.com - 04/02/2017, 21:18 WIB
Simpatisan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta no urut 2  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat saat Konser Gue 2 di Ex-Driving Range Golf, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/2/2017). Acara ini merupakan bentuk dukungan dari para artis dan budayawan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ahok - Djarot. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSimpatisan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta no urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat saat Konser Gue 2 di Ex-Driving Range Golf, Senayan, Jakarta, Sabtu (4/2/2017). Acara ini merupakan bentuk dukungan dari para artis dan budayawan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Ahok - Djarot.
Penulis Jessi Carina
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat rencananya akan kembali menggelar acara untuk para pendukung Basuki-Djarot. Pekan depan, mereka akan menggelar pesta rakyat di kawasan Kemayoran.

"Kami mau bikin lagi tanggal 11 Februari nanti, tapi bukan konser, ini pesta rakyat," ujar Basuki atau Ahok di kawasan Senayan, Sabtu (4/2/2017).

Ahok mengatakan kegiatan tersebut akan diisi oleh festival kuliner. Kegiatan tersebut sekaligus untuk mengakhiri masa kampanye yang telah berlangsung sekitar 4 bulan ini.

Ahok mengatakan dia sekaligus ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jakarta.

"Kami mau ucapkan terima kasih, mengingat akan mengakhiri masa kampanye," ujar Ahok.

Kampanye pada 11 Februari ini merupakan rapat umum yang diatur KPU DKI. Rapat umum merupakan salah satu metode kampanye yang melibatkan ribuan massa dan dapat dilakukan dua kali selama masa kampanye. (Baca: Janji Ahok di Depan Lautan Pendukungnya... )

Pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni akan mengadakan rapat umum pada 21 Januari dan 11 Februari, Ahok-Djarot hanya menggunakan kesempatannya pada 11 Februari, sementara Anies-Sandi pada 5 dan 11 Februari 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV 3 Paslon Siapkan Cara Hadapi Debat Kedua
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.