Kompas.com - 06/02/2017, 18:57 WIB
Calin gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri ulang tahun Partai Gerindra di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017). Akhdi Martin PratamaCalin gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri ulang tahun Partai Gerindra di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjanjikan bantuan kepada anak berkebutuhan khusus bila terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Bantuan itu akan ia berikan lewat program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

"Kami lewat KJP Plus akan memberi bantuan khusus kepada anak-anak berkebutuhan khusus sehingga mereka anak-anak bisa dapat sekolah sesuai dengan kebutuhannya dan bisa mendapatkan guru," kata Anies di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (6/2/2017).

(Baca juga: Ini Penyebab Elektabilitas Anies-Sandi Naik secara Konstan)

Menurut Anies, saat ini ada dua pendekatan pendidikan untuk anak berkubutuhan khusus. Pendekatan pertama adalah sekolah khusus, kedua sekolah inklusi.

Terkait sekolah inklusi, anak berkubutuhan khusus akan disekolahkan di sekolah umum, Namun, mereka didampingi guru khusus.

"Kami ingin semua anak-anak di Jakarta yang berkebutuhan khusus terpenuhi kebutuhan dan pelayanan pendidikannya," ujar Anies.

(Baca juga: Anies: Kami Merasakan Aura Kemenangan)

Sementara itu, terkait permintaan pendirian sekolah khusus atau sekolah luar biasa (SLB) di Penjaringan, Anies belum menjawab secara lugas.

Dia mengatakan, sistem pendidikan inklusi masih bisa dipertimbangkan digunakan untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus.

Kompas TV Anies-Sandi Gelar Kampanye Akbar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.