Kompas.com - 06/02/2017, 18:59 WIB
Sekjen PDIP Hasto Krisyanto saat berada di Manado, Selasa (9/8/2016) Kompas.com/Ronny Adolof BuolSekjen PDIP Hasto Krisyanto saat berada di Manado, Selasa (9/8/2016)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto turut mengampanyekan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dengan blusukan di sejumlah titik di Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).

Didampingi Ketua DPP PDI-P Wiryanti Sukamdani dan Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta Ady Widjaya, Hasto memulai blusukan-nya di RW 14 Kramat Jati.

Dalam kesempatan itu, Hasto menyapa warga dan membagikan baju kotak-kotak.

"Blusukan yang kami lakukan semakin membuktikan bahwa rakyat tidak goyah. Masyarakat yang kami datangi menyambut dengan antusias blusukan tadi. Hal ini hanya bisa terjadi karena mereka merasakan langsung kepemimpinan Pak Ahok dan Pak Djarot," ujar Hasto, melalui pernyataan tertulis, Senin sore.

(Baca: Hasto: Dukungan PDI-P terhadap Ahok-Djarot Tetap dan Tidak Berubah)

Hasto juga berbincang dengan seorang warga yang dituakan di RW 08 Kramat Jati, Saud Sihombing, dan sempat dikritik soal wakil rakyat di DPRD yang jarang berkomunikasi dengan warga.

"Kehadiran saya ini untuk mendengarkan masukan dan kritikan. Sebab tanpa kritik, perjuangan kami bisa kehilangan arah," ujar Hasto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari Kramat Jati, Hasto melanjutkan blusukan ke Cililitan dan Duren Sawit. Dia mengajak warga untuk tidak ragu memilih Ahok-Djarot pada hari pencoblosan Pilkada DKI 15 Februari 2017.

"Rakyat yang sudah merasakan secara langsung terhadap program Ahok Djarot tidak pernah tergoyahkan oleh berbagai politik intimidasi. Kami bangga mereka bergerak spontan sebagai suara mayoritas yang selama ini diam, dan kini berani menyatakan dukungannya untuk Ahok dan Djarot. Semangat rakyat pendukung Ahok Djarot ini menjadi simpul kemenangan yang sangat kuat," ujar Hasto.

Kompas TV Memaknai pertemuan tokoh politik (Bag 1)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.