Massa Pendukung dan Kontra Ahok Sudah Berkumpul di Jalan RM Harsono

Kompas.com - 07/02/2017, 08:00 WIB
Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, pagi ini masih dalam kondisi sepi dari massa setelah ditutup pihak kepolisian terkait sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Selasa (7/2/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusJalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, pagi ini masih dalam kondisi sepi dari massa setelah ditutup pihak kepolisian terkait sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Selasa (7/2/2017)
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan RM Harsono pagi ini masih dalam kondisi sepi dari massa setelah ditutup pihak kepolisian terkait sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama.

Biasanya para pendukung Ahok ataupun kelompok ormas keagamaan yang kontra Ahok sudah berdatangan untuk melakukan unjuk rasa.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa (7/2/2017) pukul 06.40 WIB, di barisan massa pendukung Ahok dekat Halte Transjakarta Departemen Pertanian, baru terlihat adanya mobil sound system yang akan digunakan untuk berunjuk rasa.

Mobil sound system ini sudah memutar lagu-lagu dan orasi dukungan untuk Ahok. Hanya kurang dari sepuluh orang berbaju kotak-kotak berada di sekitar mobil tersebut.

Sementara itu di barisan massa kontra Ahok juga terdapat pemandangan yang sama. Ada beberapa orang berbaju koko putih yang sudah tiba di lokasi. Belum terdapat mobil komando untuk orasi.

Petugas polisi juga sudah bersiaga di lokasi. Polisi berada di tengah-tengah barisan dua kubu massa tersebut. (Baca: Saksi Sidang Ahok Hari Ini dari Nelayan Kepulauan Seribu dan MUI)

Penjagaan terpantau tetap ketat, dengan kehadiran mobil water canon dan baracuda. Jalan RM Harsono sudah ditutup petugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, sidang kali ini akan menghadirkan saksi dari pihak JPU di antaranya Anggota Komisi Fatwa MUI dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Hamdan Rasyid, dan dua nelayan Pulau Seribu yakni Sahbudin alias Deni dan Jaenudin alias Panel.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Tenaga Kesehatan di RS dan Puskesmas di Depok Terpapar Covid-19

Puluhan Tenaga Kesehatan di RS dan Puskesmas di Depok Terpapar Covid-19

Megapolitan
Jakarta Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput

Jakarta Siapkan 7.936 Tempat Tidur Isolasi Terkendali Pasien Covid-19 di Rusun Pasar Rumput

Megapolitan
Video Viral Pasien Terbaring di Tikar hingga Diperiksa di Pikap, Ini Penjelasan RSUD Kota Bekasi

Video Viral Pasien Terbaring di Tikar hingga Diperiksa di Pikap, Ini Penjelasan RSUD Kota Bekasi

Megapolitan
Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Jokowi Sidak Pelaksanaan PPKM Mikro di Cempaka Putih

Megapolitan
RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

RSUD di Jakpus Terkenda Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat Penangan Pasien Covid-19

Megapolitan
35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

35 Orang Positif Covid-19, Satu RT di Jagakarsa Jaksel Di-lockdown

Megapolitan
Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Sempat Diamankan Polisi, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Kini Sudah Dipulangkan

Megapolitan
RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

RSUP Sitanala Tangerang Targetkan Vaksin 1.800 Orang hingga Juli 2021

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Kasus Covid-19 Melonjak, Sisa Satu Tempat Tidur ICU di RS Rujukan Wilayah Tangsel

Megapolitan
Covid-19 Melonjak, MUI Imbau Umat Islam Tak Kumpul-kumpul Pengajian

Covid-19 Melonjak, MUI Imbau Umat Islam Tak Kumpul-kumpul Pengajian

Megapolitan
Klaster Petogogan Jaksel, Bayi 14 Bulan Ikut Terpapar Covid-19

Klaster Petogogan Jaksel, Bayi 14 Bulan Ikut Terpapar Covid-19

Megapolitan
Truk Muatan Galon Air Mineral Terguling di Jalan TB Simatupang

Truk Muatan Galon Air Mineral Terguling di Jalan TB Simatupang

Megapolitan
Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUP Sitanala Tangerang Dirikan Tenda Darurat

Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUP Sitanala Tangerang Dirikan Tenda Darurat

Megapolitan
Soal Video Ambulans Tertahan, Sudin Jakut Klaim Bukan karena Utamakan Rombongan Pejabat

Soal Video Ambulans Tertahan, Sudin Jakut Klaim Bukan karena Utamakan Rombongan Pejabat

Megapolitan
Dinkes DKI: Hasil Swab Antigen Negatif Belum Tentu Bebas Covid-19

Dinkes DKI: Hasil Swab Antigen Negatif Belum Tentu Bebas Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X