Kompas.com - 10/02/2017, 14:46 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Masa kampanye yang dijalani pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dinilai lebih sulit daripada paslon lain.

Kasus penodaan agama yang menimpa Basuki atau Ahok menjadi penyebabnya. Ahok menjadi terdakwa dalam kasus penodaan agama.

Pengamat politik dari Indo Barometer, Qodari, mengatakan, kasus tersebut memengaruhi kampanye pasangan nomor dua dari dua aspek.

"Pertama, bisa membangun sentimen negatif. Dukungan bisa berpindah karena sentimen negatif itu," ujar Qodari kepada Kompas.com, Jumat (10/2/2017).

Kedua, kasus tersebut membuat kondisi di lapangan kian panas. Hal tersebut cenderung mempersempit ruang gerak Ahok dan Djarot saat berkampanye. Ini terbukti dari penolakan-penolakan yang dialami Ahok-Djarot dalam beberapa kali blusukan.

Sementara itu, masa kampanye bagi pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni dinilai lebih mudah. Sebab, mereka tidak pernah mengalami penghadangan saat berkampanye.

"Dan seharusnya kondisinya memang seperti paslon nomor 1 dan 3 ya. Kalau kampanye dihalangi itu kan tidak fair," ujar Qodari.

Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur akan menyelesaikan masa kampanyenya pada Sabtu (11/2/2017). Setelah itu, tahapan pilkada akan memasuki masa tenang. Pada Rabu (15/2/2017), warga Jakarta akan mencoblos di TPS masing-masing.

Kompas TV Menindak Pelaku Penghadangan Kampanye Pilkada Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dindik Tangsel Belum Beri Sanksi ke Bocah Pelaku 'Bullying' dan Kekerasan di Serpong, Ini Alasannya

Dindik Tangsel Belum Beri Sanksi ke Bocah Pelaku "Bullying" dan Kekerasan di Serpong, Ini Alasannya

Megapolitan
Tak Terima Ditegur Merokok, Pria di Bintara Bekasi Bunuh Kakak Ipar Pacarnya

Tak Terima Ditegur Merokok, Pria di Bintara Bekasi Bunuh Kakak Ipar Pacarnya

Megapolitan
Sekjen PAN Eddy Soeparno Diperiksa Terkait Laporan terhadap Kuasa Hukum Ade Armando

Sekjen PAN Eddy Soeparno Diperiksa Terkait Laporan terhadap Kuasa Hukum Ade Armando

Megapolitan
Seorang Perempuan Alami Pelecehan Seksual di JPO Kuningan, Pelaku Ditangkap Warga

Seorang Perempuan Alami Pelecehan Seksual di JPO Kuningan, Pelaku Ditangkap Warga

Megapolitan
Tembok Roboh di Cengkareng, 4 Orang Terluka, Salah Satunya Balita 2 Tahun

Tembok Roboh di Cengkareng, 4 Orang Terluka, Salah Satunya Balita 2 Tahun

Megapolitan
4 Jalur dan Kuota PPDB SMA-SKh 2022 di Kota Tangerang

4 Jalur dan Kuota PPDB SMA-SKh 2022 di Kota Tangerang

Megapolitan
Momen Haru Korban Luka Kecelakaan Bus di Ciamis Kembali ke Rumah dan Bertemu Keluarga

Momen Haru Korban Luka Kecelakaan Bus di Ciamis Kembali ke Rumah dan Bertemu Keluarga

Megapolitan
UPDATE 22 Mei: Tambah 13 Kasus Covid-19 di Tangsel, 20 Pasien Sembuh

UPDATE 22 Mei: Tambah 13 Kasus Covid-19 di Tangsel, 20 Pasien Sembuh

Megapolitan
4 Fakta Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan

4 Fakta Oknum Polisi Lepaskan Tembakan di Kompleks Polri Ragunan

Megapolitan
UPDATE 22 Mei: Tambah 4 Kasus Covid-19 di Depok, 145 Pasien Dirawat

UPDATE 22 Mei: Tambah 4 Kasus Covid-19 di Depok, 145 Pasien Dirawat

Megapolitan
Kecelakaan Bus di Ciamis yang Tewaskan Peziarah Asal Sukamulya Tangerang dan Dugaan Sopir Lalai...

Kecelakaan Bus di Ciamis yang Tewaskan Peziarah Asal Sukamulya Tangerang dan Dugaan Sopir Lalai...

Megapolitan
Unggah Video Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris, Sahroni: Arogan Banget

Unggah Video Pengemudi Pajero Marahi dan Tampar Sopir Yaris, Sahroni: Arogan Banget

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Hari Ini, Senin 23 Mei 2022

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Hari Ini, Senin 23 Mei 2022

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi 23-28 Mei 2022

Jadwal dan Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Kota Bekasi 23-28 Mei 2022

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies Tak Hadiri Silaturahim karena Dikabarkan Terima Lamaran Putrinya | Video Viral Pengemudi Pajero Tampar Sopir Yaris

[POPULER JABODETABEK] Anies Tak Hadiri Silaturahim karena Dikabarkan Terima Lamaran Putrinya | Video Viral Pengemudi Pajero Tampar Sopir Yaris

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.