Kompas.com - 11/02/2017, 08:03 WIB
Suasana di Masjid Istiqlal pada Sabtu (11/2/2017) pagi. KOMPAS.com/Alsadad RudiSuasana di Masjid Istiqlal pada Sabtu (11/2/2017) pagi.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Arifin Ilham menjadi salah satu pemimpin doa pada Aksi 112 di Masjid Istiqlal pada Sabtu (11/2/2017). Dia mengajak umat Islam yang hadir pada acara tersebut untuk mendoakan Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok.

"Sekarang banyak saudara-saudara kita yang menjadi mualaf, termasuk yang Chinese. Kita doakan juga supaya Ahok bisa ikut masuk Islam," kata Arifin disambut ucapan amin oleh para jamaah.

Menurut Arifin, seorang muslim yang beriman berkewajiban untuk mengajak orang lain menuju ke jalan kebaikan.

"Seorang mukmin diciptakan untuk mendoakan, bukan mencela. Kita doakan supaya dia mendapat hidayah," ujar Arifin.

Selain itu, dalam doanya, Arifin juga berharap agar pemimpin Jakarta ke ke depannya adalah orang yang bertakwa.

"Insya Allah Mas Agus, Bang Anies," kata Arifin.

Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu Agus Harimurti Yudhoyono dan pasangan cagub- cawagub nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno ikut dalam kegiatan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegiatan doa dan zikir bersama di Istiqlal digelar setelah shalat subuh. Sebelum memimpin doa dan zikir, Arifin juga sempat menyampaikan ceramah.

Selain Agus, Anies, dan Sandi, kegiatan 112 juga dihadiri Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Namun, pemimpin FPI Rizieq Shihab tampak tak terlihat di lokasi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.