Elektabilitas Anies Dinilai Meningkat karena Gaet Kalangan Anti-Ahok

Kompas.com - 11/02/2017, 15:53 WIB
Kompas TV Anies-Sandi Gelar Kampanye Akbar
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorSandro Gatra

Seperti saat dia menjadi satu-satunya cagub yang menghadiri acara diskusi bertema tentang gubernur Muslim di Masjid Al Azhar.

Tidak hanya itu, saat menghadiri acara Mata Najwa, Yunarto menyebut Anies juga menyatakan bahwa dirinya adalah orang yang berpegang teguh pada surat Al-Maidah ayat 51.

(baca: Survei Litbang "Kompas": Dukungan terhadap Anies-Sandi Meningkat 9 %)

"Dalam debat, dia mengeluarkan statement yang tegas tentang Alexis. Kemudian Sandi tentang hiburan malam bersyariah. Itu merupakan simbolisasi yang kuat terhadap pemilih Islam," ujar Yunarto.

Menurut Yunarto, apa yang kini dilakukan Anies tidak dilakukannya saat masa-masa awal kampanye.

Kondisi itulah yang dinilai Yunarto membuat rendahnya elektabilitas Anies saat itu, yang berbanding terbalik dengan elektabilitas cagub nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono.

(baca: Survei SMRC: Elektabilitas Ahok-Djarot 39,1 %, Anies-Sandi 33,5 %, Agus-Sylvi 19,9 %)

Yunarto kemudian mencontohkan momentum unjuk rasa terhadap Ahok atas tuduhan penodaan agama yang berujung adanya aksi pada 4 November dan 2 Desember 2016.

Saat itu, Yunarto menyebut Anies cenderung menempatkan diri di tengah. Berbeda dengan kubu Agus yang secara tegas menempatkan diri berseberangan dengan Ahok.

Yunarto mencontohkan saat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan statement yang menyebutkan istilah "Lebaran Kuda".

"Saat itu Anies hanya jadi penonton. Bahkan, Pak Prabowo (Ketua Umum Partai Gerindra) menempatkan posisinya di tengah dan sempat bertemu dengan Pak Jokowi. Pada titik itulah suara Agus pada November meningkat tajam. Karena Agus saat itu positioning-nya tegas berseberangan dengan Ahok," ucap Yunarto.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X