Kompas.com - 11/02/2017, 16:20 WIB
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menyanyikan Munajat Cinta di panggung konser Satukan Jakarta di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017). KOMPAS.COM/DIAN REINIS KUMAMPUNGPresiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menyanyikan Munajat Cinta di panggung konser Satukan Jakarta di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri acara kampanye akbar pasangan nomor pemilihan satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni di GOR Soemantri Brojonegoro, di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017).

Saat memulai sambutannya, SBY menyapa pendukung Agus-Sylvi yang hadir.

"Masih ingat saya?" tanya SBY kepada para pendukung Agus-Sylvi yang hadir, Sabtu (11/2/2017).

"Ingat!" seru para pendukung yang hadir.

"Ingat betul," tanya SBY lagi.

SBY mengucap syukur warga masih mengingatnya. Presiden ke-6 RI itu mengaku datang bukan untuk kampanye. SBY mengatakan dia tidak sedang mencalonkan diri jadi gubernur.

"Dulu saya calon presiden, tapi sudah selesai (jadi presiden)," ujar SBY.

Dia sempat memperkenalkan sejumlah anggota DPR dan sejumlah tokoh politik yang juga hadir dalam kampanye tersebut.

SBY lalu menyatakan bahwa dirinya datang untuk mendoakan Agus-Sylvi dan berharap, Tuhan merestui Agus-Sylvi jadi pemimpin Jakarta. Dia juga berharap rakyat Ibu Kota memberi mandat untuk Agus-Sylvi dan keduanya bisa memimpin Jakarta dengan baik.

"Maka harapan kami para sesepuh senior tiada lain adalah pimpinlah Jakarta baik-baik. Jadilah pemimpin yang amanah, konsiten, menyayangi rakyatnya," ujarnya.

SBY kemudian menghibur pendukung Agus-Sylvi yang hadir dengan menyanyikan lagu "Munajat Cinta" dari grup band Dewa. Ini belakangan jadi kebiasaan SBY kala hadir di kegiatan kampanye Agus-Sylvi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Street Race Perdana di Ancol Rampung, Pebalap: Dulu Kucing-kucingan dengan Polisi, Sekarang Difasilitasi

Street Race Perdana di Ancol Rampung, Pebalap: Dulu Kucing-kucingan dengan Polisi, Sekarang Difasilitasi

Megapolitan
Belasan Sekolah Ditutup akibat Covid-19, Disdik DKI Jakarta: Tak Ada Perubahan Kebijakan PTM 100 Persen

Belasan Sekolah Ditutup akibat Covid-19, Disdik DKI Jakarta: Tak Ada Perubahan Kebijakan PTM 100 Persen

Megapolitan
Guncangan Gempa Magnitudo 5,4 di Bayah Banten Pagi Ini Terasa hingga Jakarta Timur

Guncangan Gempa Magnitudo 5,4 di Bayah Banten Pagi Ini Terasa hingga Jakarta Timur

Megapolitan
Mengapa Pemprov DKI Ngotot Gelar PTM meski Sudah Muncul Kasus Covid-19 di 15 Sekolah? Ini Alasannya

Mengapa Pemprov DKI Ngotot Gelar PTM meski Sudah Muncul Kasus Covid-19 di 15 Sekolah? Ini Alasannya

Megapolitan
Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Jakarta Utara, Polisi Amankan Seorang Pelaku

Megapolitan
Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Kronologi Melesatnya Omicron di Jakarta, Capai 720 Kasus dalam Sebulan

Megapolitan
Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Rencana Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000 untuk 25 Kilometer Pertama Tuai Pro dan Kontra

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.