Kompas.com - 11/02/2017, 18:18 WIB
Kampanye akbar pasangan calon gubernur dan calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan menyisakan sampah. Sabtu (11/2/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusKampanye akbar pasangan calon gubernur dan calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan menyisakan sampah. Sabtu (11/2/2017)
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kampanye akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/2/2017), rampung.

Namun, kampanye yang dihadiri banyak massa pendukung pasangan nomor pemilihan satu itu menyisakan sampah yang berserakan. Bekas kemasan botol air mineral dan bekas kardus minuman berserakan di sekitar lapangan.

Sejumlah petugas kebersihan GOR setelah acara selesai terlihat turun. Petugas mesti membersihkan sampah yang jumlahnya cukup banyak itu sembari membawa kotak tong sampah plastik dan sapu lidi. Ada juga yang memakai plastik hitam lalu mengangkut sampah yang berserakan.

Banyaknya sampah ini ironi sebab panitia acara sebelumnya sudah meminta pendukung Agus-Sylvi menjaga kebersihan.

Sebelumnya diberitakan, tim sukses Agus-Sylvi menggelar kampanye akbar GOR Soemantri Brojonegoro. Kampanye akbar itu mengambil tema "Satukan Jakarta". Agus-Sylvi hadir di acara ini.

Pada kesempatan itu, Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus ayah Agus, ikut hadir bersama istrinya Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro. Istri Agus, Annisa Pohan, kemudian Hatta Rajasa, Nachrowi Ramli, dan tokoh politik lainnya juga terlihat hadir di kampanye akbar ini.

Kampanye akbar itu dimeriahkan artis seperti band Tipe-X, Wali, pedangdut Cita Citata dan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Megapolitan
Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Megapolitan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Terima Paket 4 Liter Sabu Cair dari Luar Negeri, Seorang Kurir Ditangkap di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Perempuan yang Diduga Korban KDRT

Megapolitan
Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Kasus Anak Jual Kulkas Ibunya Berlanjut ke Meja Hijau, Kuasa Hukum Terdakwa: Sebaiknya Dihentikan

Megapolitan
Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pedagang di Pasar Serpong Belum Tahu soal Kebijakan Harga Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Bertambah 95, Kini Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Capai 2.957

Megapolitan
PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

PTM di 18 Sekolah di Jakpus Dihentikan karena Temuan Kasus Covid-19, Total 37 Siswa Terpapar

Megapolitan
Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Polisi Dalami Tujuan Kakek 89 Tahun Kendarai Mobil Sebelum Tewas Dikeroyok

Megapolitan
Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Usut Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Wali Kota Akan Panggil Sudin Bina Marga

Megapolitan
Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.